19 Februari 2018
Normalisasi 5 Aliran Sungai oleh Krakatau Steel Group

Cilegon (19/2). Menindaklanjuti penanganan musibah banjir yang terjadi di awal Februari lalu, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk bersama anak perusahaannya yang tergabung dalam Krakatau Steel Group melakukan normalisasi aliran sungai di lima lokasi untuk mencegah musibah banjir terjadi kembali mengingat curah hujan yang masih tinggi di bulan Februari ini. Lima lokasi itu diantaranya Semangraya, Warnasari, Tegal Ratu, dan dua lokasi lain di Kubangsari. Pencegahan banjir ini terutama untuk menghindari penutupan kawasan industri di beberapa titik seperti yang pernah terjadi sebelumnya.

Sebanyak lebih dari 20 orang tim dari Krakatau Steel Group menyebar untuk melakukan normalisasi aliran sungai di lima lokasi tersebut. Normalisasi dilakukan diantaranya dengan mengeruk aliran sungai, membersihkan sampah yang ada di sekitar aliran sungai, serta memastikan aliran sungai dapat mengalir dengan lancar. Plt Vice President Community Development PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Ridwan Syam menyampaikan, “Normalisasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut penanganan musibah banjir yang terjadi sekitar 10 Februari 2018 lalu. Kami berharap kejadian tersebut tidak terulang lagi di waktu mendatang”.   

Vice President Corporate Communication PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Eko Dumadi mengatakan, “Normalisasi aliran sungai ini merupakan bentuk kepedulian Krakatau Steel Group terhadap lingkungan sekitar. Dengan normalisasi aliran sungai ini diharapkan kejadian banjir sebelumnya yang memberikan dampak penutupan kawasan industri di beberapa titik tidak terjadi kembali karena sangat merugikan pelaku industri dan masyarakat sekitar”.

Dalam kegiatan normalisasi aliran sungai ini Krakatau Steel Group bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Cilegon. “Lingkungan sekitar baik di Semangraya, Warnasari, Tegal Ratu, Kubangsari, maupun daerah lainnya merupakan lingkungan yang harus kita jaga bersama. Dengan kegiatan ini masyarakat juga akan belajar bahwa menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya merupakan hal mendasar yang harus kita galakkan bersama,” ujar Eko Dumadi. 

 Dilihat : 38919 kali