11 Mei 2008
Indonesia sebagai Basis Produksi Ketiga

AWAL Februari lalu BlueScope Steel Limited mengumumkan realisasi tambahan investasi senilai USD113 juta atau sekitar Rp1,023 triliun untuk perluasan pabriknya di Cilegon, Banten. Hal ini juga menjadi sinyal resmi dijadikannya Indonesia sebagai salah satu basis produksi terbesar mereka setelah Australia dan Amerika Serikat (AS). "Kami menanamkan investasi yang besar di Indonesia setelah Australia dan AS," kata CEO BlueScope Steel LimitedPaul OMalley.

Rencananya, tambahan investasi itu guna menambah kapasitas produksi dari 100.000 ton menjadi 300.000 ton produk baja lapis logam (aluminium) untuk konstruksi bangunan. Menurut OMalley, permintaan produk BlueScope tidak sepenuhnya mampu dipasok dari pabrik di Indonesia. Sekitar 35% masih diimpor dari pabrik di negara lain seperti Vietnam dan Malaysia.

Mengandalkan pasokan dari impor untuk pasar lokal tentu merugikan. Karena itu, penambahan kapasitas produksi didedikasikan sepenuhnya untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri. OMalley menegaskan, BlueScope akan berada di Indonesia dalam jangka panjang.

Tahun ini, pendapatan ditargetkan PT BlueScope Steel Indonesia meningkat sekitar 50% dari tahun lalu yang mencapai sekitar USD160 juta. Setelah perluasan pabrik selesai akhir 2009 dan beroperasi mulai 2010, diproyeksikan pendapatan naik dua kali lipat.

BlueScope mendapat pasokan bahan baku berupa baja canai dingin (cold rolled coill CRC) sebanyak 90% dari Krakatau Steel, sedangkan 10% bahan baku perseroan diimpor dari Australia. Beberapa produk yang dipasarkan PT BlueScope Indonesia antara lain Smartruss,Smart Frame.Im-proved Clean Col ni bd saght SmartBuild, Lysaght MegaSpan, Lysaght Trimdek, Lysaght Ausdek, Lysaght Spandek.

Secara internasional total produksi BlueScope mencapai 7,5 juta ton per tahun dengan total tenaga kerja sekitar 20.500 orang dan 114 pabrik di 17 negara.Tiga perusahaan BlueScope terbesar berada di Australia dengan kapasitas 5,1 juta mn. Selandia Baru (625.000 ton), dan Ohio,AS(1,7juta ton).

Sumber : (muhammad maruf) Harian Seputar Indonesia, Page : 4

 Dilihat : 3438 kali