09 Mei 2008
Soal KS, Menteri BUMN tidak Perlu Risau

SOAL rencana penjualan Krakatau Steel, Menperin Fahmi Idris mengatakan Kementerian Negara (Kemeneg) BUMN tidak perlu khawatir Depperin akan melangkahi kewenangan yang ada dalam proses privatisasi PT Krakatau Steel (KS). "Sebetulnya kalau mereka (Kemeneg BUMN) tahu ketentuan dan aturan serta undang-undangnya dan sebagainya, tidak perlu risau," ujarnya seusai menerima delegasi Bluescope di Gedung Depperin, di Jakarta, kemarin. Hal itu ia kemukakan terkait dengan pernyataan Kemeneg BUMN yang merasa Depperin melangkah terlalu jauh dalam proses privatisasi KS dengan membuka penawaran ke berbagai produsen baja dunia. Fahmi mengatakan pihaknya sangat memahami proses privatisasi BUMN baja tersebut merupakan kewenangan Kemeterian BUMN. Namun, ia mengakui sejumlah produsen baja dunia yang berminat dalam proses privatisasi KS datang ke kantornya terlebih dahulu. Hal itulah yang diperkirakan membuat Kemeneg BUMN tersinggung. "Dalam era komunikasi yang semakin terbuka, setiap kebijakan yang sifatnya strategis direkam media. Selain itu, mereka (produsen baja dunia) memiliki orang-orangnya di sini (Indonesia)," ujarnya. Dengan begitu, para produsen baja dunia yang menyatakan minat mereka ikut dalam proses privatisasi KS tersebut datang ke Depperin untuk mencari tahu lebih jauh. Ketika ditanya kenapa produsen baja tersebut datang ke Depperin dulu daripada ke Kemeneg BUMN, Fahmi dengan enteng menyatakan, "Itu kebetulan saja." (Zhl/E-2)

Sumber : Media Indonesia, Page : 13 

 Dilihat : 2817 kali