26 April 2008
Pemerintah Naikkan Harga Tabung 3 Kg

JAKARTA. Melonjaknya harga baja dunia, pasti mempengaruhi harga dasar tabung gas ukuran 3 kilogram (kg) untuk konversi dari minyak tanah ke gas. Senin pekan depan, rencananya Departemen Perindustrian (Dep-perin) bakal menerbitkan Surat Keputusan Menteri Perindutrian "yang""berisikan harga baru tabung gas ukuran 3 kg tersebut.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Tekstil dan Aneka Depperin Ansari Bukhari menyebut, kenaikan harga baja membuat Depperin menghitung kembali harga yang layak untuk setiap satu tabung gas tersebut.

Menurutnya, harga baja jenis SG 295 yang menjadi bahan dasar tabung gas saat ini sudah melonjak 52,4% dari harga di awal tahun ini. Sebelumnya harga baja tersebut Rp 8.200 per kg sekarang sudah mencapai Rp 12.500 per kg.

"Padahal untuk membuat satu tabung, memerlukan 5,5 kg baja SG 295. Kalau dengan harga baja sebelumnya, harga per tabungnya sebesar Rp 104.500, perkiraan kita nanti harganya akan di atas Rp 130.000," kata Ansari, Jumat (25/4).

Depperin menggunakan hitung-hitungan itu sebagai dasar menerbitkan Surat Keputusan atas harga tabung. Keputusan ini pula yang akan dijadikan acuan penyelenggaraan tender pengadaan tabung gas ukuran 3 kg semester II yang kemungkinan mulai digelar pertengahan minggu depan.

Sedangkan untuk realisasi tender pengadaan Semester I tetap akan menggunakan harga kontrak senilai Rp 104.000 per tabung dengan harga baja senilai Rp 8.200 per kg. Ansari mengklaim, PT Krakatau Steel juga telah menyanggupi menyediakan seluruh bahan baku sampai tahun depan.

"Hasil kesepakatan rapat di Istana Wakil Presiden, tahun ini kami akan mengadakan 40juta tabung gas. Sebanyak 20 juta dikerjakan industri dalam negeri dan sisanya BUMN, yaitu Adili Karya, Wijaya Karya, Boma Bisma Indra dan Batara Indonesia," tambah Ansari.

Namun, pemerintah juga menyiapkan opsi impor tabung gas kalau industri swasta lokal maupun BUMN itu sampai September nanti menunjukkan tanda-tanda susah memenuhi kewajibannya. "Pemerintah sudah menyetujui izin impor 6,5 juta tabung," katanya. Sampai dengan 21 April tahun ini, Pertamina menurut Ansari sudah menyebarkan 3,4 juta tabung gas ke masyarakat.

Gentur Putro Jati

Sumber :  Harian Kontan, Page : 14 

 Dilihat : 3773 kali