23 April 2008
Modal BUMN Publik Non-listed Diusulkan Rp200 Miliar

JAKARTA (SINDO) - Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil mengusulkan modal dasar sebesar Rp200 miliar bagi BUMN yang berniat menjadi perusahaan publik non-listed (tidak diperdagangkan di bursa). Angka ini meningkat dari opsi sebelumnya, Rp 100 miliar.

" Modal dasar sebesar Rp200 miliar itu masih oke karena kalau Rp100 miliar nanti semua BUMN bisa jadi perusahaan publik non-listed," ujar Sofyan di Jakarta kemann.

Pada prinsipnya, semua BUMN direncanakan bisa go public sehingga kinerjanya lebih transparan. Namun, BUMN apa yang diwajibkan untuk segera go public akan ditentukan lagi oleh kementerian. Saat ini, baru PT Pertamina dan PT Krakatau Steel yang ditargetkan bisa segera menjadi perusahaan publik.

Sekretaris Kementrian BUMN Said Didu mengatakan, jika opsi modal awal BUMN yang berniat go public hanya sebesar Rp 100 miliar, maka akan ada sekitar 90 perusahaan pelat merah yang memenuhi kriteria.(setiawan ananto)

 Sumber :  Harian Seputar Indonesia, Page : 20 

 Dilihat : 4160 kali