23 April 2008
Targetkan Produksi Baja Sejuta Ton/Tahun -Targetkan Produksi Baja Sejuta Ton/Tahun

Antam dan Krakatau Steel bersinergi membangun pabrik pengelolaan biji besi. Diharapkan bisa meningkatkan produksi baja dalam negeri.

PT Krakatau Steel (KS) dan PT Antam Tbk meneken perjanjian perusahaan patungan (joint venture agreement) untuk membangun pabrik pengolahan bijih besi di Batu Licin, Kalimantan Selatan. Dari pendirian perusahaan patungan ini komposisi kepemilikan KS bisa mencapai 66 persen dan Antam 34 persen.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Ulama KS Fazwar Bujang dalam acara penandatanganan joint venture agreement pengembangan industri besi baja antara PT Krakatau Steel dengan Antam di Jakarta, kemarin. "Pada tahap awal dibangun pabrik pengolahan biji besi dengan kapasitas 315.000 ton per tahun," kata Bujang optimis.

Diperkirakan biaya investasi yang diperlukan untuk proyek ini mencapai 60 juta dolar AS. Dengan perincian, 35 persen dari dana tersebut akan diperoleh dari dua perusahaan sedangkan sisanya sebesar 65 persen akan diperoleh dari pinjaman bank dalam negeri. Dari joint venture ini akan dibentuk perusahaan baru yang diberi nama PT Meratus Jaya Iron and Steel. "Untuk tahap selanjutnya supaya memenuhi ekonomisnya tercapai maka akan diproduksi satu juta ton per tahun dalam bentuk produk billet baja," tambah dia.

Sementara Kema BUMN Watch Naldy Nazar Haroen meminta agar pemerintah tidak melanjutkan rencana privatisasi KS melalui penjualan strategis kepada perusahaan baja terbesar di dunia, Arcellor Mittal. Sebab, langkah tersebut untuk mencegah terulangnya kasus penguasaan asing atas BUMN strategis seperti Indosat oleh Temasek Singapura dan Semen Gresik oleh Cemex Meksiko.

Sumber : Rakyat Merdeka, Page : 13 

 Dilihat : 3042 kali