21 April 2008
Analisis KS atas Minat Beli Ancelor Mittal

JAKARTA. Tidak lama lagi PT Krakatau Steel akan mengungkap pendapat mereka soal lamaran produsen baja terbesar dunia Arcelor Mittal. Direksi dan komisaris Krakatau Steel akan menyampaikan hasil analisis itu di depan Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil pada pekan ini.

Sekretaris Menteri Negara BUMN Said Didu bilang, Krakatau Steel akan menyampaikan tiga opsi privatisasi terkait penawaran calon investor Arcellor Mittal "Ketiganya adalah penawaran saham perdana pada publik (Initial Public Offering/ IPO), strategic sales, dan kombinasi keduanya," katanya kepada KONTAN, Minggu (20/4).

Hasil analisis itu akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah menindaklanjuti rencana privatisasi Krakatau Steel. Kajian pemerintah juga tergantung menyala tidaknya lampu hijau dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). "Tanpa izin DPR, ya, enggak bisa jalan,"

DPR paling tidak akan memberi koridor putusan menyangkut tiga hal, yakni izin privatisasi, metodologi alias cara privatisasi, serta porsi saham yang akan dilepas dalam rangka privatisasi tersebut.

Khusus mengenai porsi saham divestasi Krakatau Steel, pemerintah sudah mematok maksimal sebanyak 40% saham, baik melalui IPO maupun strategic sales. "Jika opsi kombinasi yang dipilih, porsinya tetap sama, maksimal 40%," katanya.

Krakatau Steel sendiri memilih tutup mulut soal materi presentasi mereka nanti. "Kami tidak berani bicara karena kami diminta untuk tidak bicara," kata Direktur Pemasaran Krakatau Steel Irvan Kamal Hakim.

Arcelor Miltal, perusahaan milik taipan baja dunia asal India yang tinggal di Inggris, Mittal, memang serius memiliki saham perusahaan baja plat merah itu. Mittal ingin membeli 40% saham KS.

Sumber : Harian Kontan, Page : 13 

 

 Dilihat : 3064 kali