21 April 2008
Reputasi Mittal Buruk SPA Khusus Disiapkan

KS Butuh Investasi 400 Juta Dolar, Reputasi Mittal yang buruk harus diantipasi. Disiapkan Sale and Purchase Agreement (SAP)yang mengamankan kepentingan nasional.

MENTERI Negara BUMN Sofyan Djalil berjanji segera menyusun dan memperketat SPA alias perjanjian jual beli untuk melindungi kepentingan nasional terkait rencana investasi raksasa baja internasional. Arcelor-Mittal di PT Krakatau Steel. "Kita bukan buat SPA yang memungkinkan kuat tetap mayoritas dan selama investor mau maksimal 40 persen, saya pikir itu tidak. masalah," kata Menteri Negara BUMN, Sofyan Djalil di Jakarta, akhir pekan lalu.la mengatakan, dengan kepemilikan saham yang tetap mayoritas di PT KS, maka keputusan tetap ada di tongan BUMN tersebut, dengan begitu diharapkan kepentingan nasional telap terlindungi.

Untuk itu pihaknya akan memperketat ketentuan-ketentuan dalam SPA yang di dalam-nya memuat di antaranya besaran investasi, sumber daya, dan market "Selama investor minoritas (kepemilikan sahamnya), maka term and condition  kita yang tentukan," katanya.Dia menekankan, saat ini industri baja nasional terutama di PT KS masih memerlukan investasi sekitar 200-400 juta dolar AS Investasi tambahan tersebut diharapkan mampu mendongkrak produktivitas baja nasional menjadi di alas lima juta ton dan saat ini yang hanya 2.5 juta . Investasi sebesar didapatkan melalui privatisasi PT KS yang saal ini sudah ditentukan dengan dua pilihan yang belum diputuskan yaitu strategic sale atau IPO (Initial Public Offering penawaran saham perdana) " kita bisa untung Rp1 triliun tapi dengan kondisi pasar sekarang, sepertinya tidak mungkin," tandasnya Sementara opsi kedua, yaitu strategic sale 30-40 persen, akan lebih menguntungkan terlebih sudah ada Mittal yang menawarkan proposal kerja sama sebelumnya.

Sumber : Rakyat Merdeka, Page : 13 

 Dilihat : 2998 kali