16 April 2008
KBS Siap Terima Sapi Impor

CILEGON - Wacana larangan bongkar sapi impor di pelabuhan-pelabuhan Jakarta direspons oleh pihak PT Krakatau Bandar Samudera (KBS), Cigading. Cilegon. Jika larangan itu jadi diberlakukan, KBS siap dan bersedia menerima impor hewan tersebut.

Direktur Utama PT KBS Kuswanto AT mengatakan sebagai pelabuhan curah terbesar di Indonesia. KBS bisa saja menerima pekerjaan itu. Terlebih PT KBS memiliki fasilitas yang cukup untuk karantina hewan.

"Itu kan baru wacana. Tapi kalau memang benar, kita akan bantu untuk menerima impor sapi di sini. Ini juga demi kelangsungan ekonomi, baik regional maupun nasional." kata Kuswanto kepada Indo Pos. di sela-sela sosialisasi karantina tumbuhan, kemarin.

Ditanya mengenai perlunya sosialisasi karantina tumbuhan di pelabuhan curah terbesar di Indonesia itu. Kuswanto menyatakan memang perlu dilakukan. Pasalnya, barang-barang komoditi yang masuk ke Indonesia memang harus diperiksa dulu oleh pihak karantina.

"Semua komoditi yang masuk ke Pelabuhan KBS juga diperiksa dulu. Itu memang sudah aturan," terangnya sambil menjelaskan bahwa barang yang masuk ke pelabuhan milik group PT Krakatau Steel (KS) dalam tahun 2007 sebanyak 8,7 jutai ton.

Kepala Pusat Karantina Tumbuhan, Suwanda, mengatakan, PT KBS yang juga kerap disebut Pelabuhan Cigading berpotensi dijadikan pelabuhan bongkar untuk pengiriman daging dari Brazil. Karenanya dia menilai cukup perlu sosialisasi terkait karantina itu. "Setiap komoditas dari luar negeri harus disertai surat kesehatan dan negara asalnya. Makanya, kami mohon maaf jika suatu saat nanti kami harus memeriksa dulu daging atau tumbuhan yang datang dan luar negeri," papar Suwanda.

Kegiatan sosialisasi karantina yang diikuti semua unsur terkait dengan ekspor-impor seperti agen pelayaran, importer, perusahaan bongkar muat, pihak kepolisian KPPP Banten, dan Administrator Pelayaran (Adpel) Banten, ini sukup menarik. Karena pihak karantina tumbuhan memvisualkan contoh tumbuhan yang terjangkit penyakit, (fan)

Sumber : Indo Pos, Page : 22 

 Dilihat : 3010 kali