14 April 2008
Ul Terima 9.000 Mahasiswa Baru

Senayan, Warta Kota - Universitas Indonesia (Ul) tahun ajaran 2008/2009 Ini akan menerima 9.000 mahasiswa baru. Tahun Ini, Ul menerima mahasiswa baru melalui empat Jalur, baik Jalur biasa yaitu melewati tes seleksi maupun Jalur khusus untuk mereka yang berprestasi.

Empat jalur itu adalah mengikuti seleksi nasional mahasiswa perguruan tinggi negeri (SNMPTN). Jalur prestasi dan pemerataan kesempatan belajar (PPKB), program kerja sama daerah dan Industri (KSDI), dan Jalur untuk mereka yang berprestasi di tingkat nasional maupun Internasional.

'Misalnya, peraih medali di olimpiade di bidang sains, seni, dan olahraga, langsung diterima tanpa tes," tutur Rektor Ul Gumilar Rusliwa Somantri di gedung Depdiknas, akhir pekan lalu. Saat Ini, ada 35 peraih medali olimpiade yang mendaftar menjadi mahasiswa Ul.

Menurut Gumilar, siswa-siswa berprestasi itu bukan melulu dicaplok oleh universitas dari luar negeri. Ul Juga ingin para pemenang olimpiade Itu bisa menjadi peneliti yang meraih Nobel,"' katanya.

Mengenal program KSDI. kata rektor UI menggandeng pemerintahah daerah dan Industri untuk memberikan beasiswa kepada mahasiswa asal daeral di program tersebut. Lulusan program KSDI terikat kontrak untuk membangun daerah yang memberi beasiswa atau terikat kontrak dengan Industri yang membiayainya.

Gumilar menjelaskan, selama Ini mahasiswa Ul yang berasal dari daerah kebanyakan tidak kembali ke kampung halamannya. Karena Itu. untuk memaksa" lulusan Ul membangun daerah asalnya, mahasiswa program KSDI Itu wajib membuat kontrak kerja.

Perusahaan atau Industri yang mengirimkan calonnya menjadi mahasiswa baru di UI Juga terikat kontrak kerja dengan Ul. Industri Itu harus membangun sarana penelitian. Perusahaan yang mengikuti program KSDI itu antara lain PT Krakatau Steel dan Sugar Group.

Pada gelombang pertama pendaftaran mahasiswa baru program KSDI ini diikuti 600 peminat. Mahasiswa yang diterima di program KSDI dlwajibkan mengikuti kuliah matrikulasi, dilatih kemampuan di bidang komputer, dan dilatih kemampuan berbahasa Inggris hingga mencapai nilai TOE-FX550.

Menurut Ketua Program Kerja Sama Daerah dan Industri. Herr Soeryantono, biaya kuliah mahasiswa program KSDI yang ditanggung oleh pemerlnlah daerah atau lndustri itu lebih tinggi dari mahasiswa lainnya. Pasalnya, sebelum mengikuti perkuliahan mereka harus mengikuti matrikulasi.

Biaya mahasiswa baru KSDI antara Rp 15 juta-Rp 30 Juta di luar fakullas teknik dan kedokteran. Biaya mahasiswa baru KSDI fakultas teknik Rp 50 Juta dan fakultas kedokteran Kp 400 Juta selama lima tahun.

Sumber : Warta Kota

 

 Dilihat : 3096 kali