12 April 2008
Menneg BUMN Segera Panggil Manajemen KS-Antam

Jakarta-Menteri Negara BUMN segera memanggil manajemen dua BUMN, yakni PT Krakatau Steel (KS) dan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terkait rencana investasi produsen baja terbesar di dunia, Arcelor-Mittal. di Indonesia.

"Saya belum berunding dengan manajemen PT KS. Saya akan segera undang dan mendengar bagaimana pandangan mereka," kata Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil, Jum'at (11/4).

Ia mengatakan pada intinya pihaknya menyambut baik Arcelor-Mittal sebagai produsen baja terbesar di dunia untuk berinvestasi di Indonesia. Terlebih, Mittal menawarkan ide atau tiga opsi yang menurut Sofyan sangat bagus dan ideal bagi BUMN.

Opsi yang ditawarkankan Mittal, yaitu akan mengembangkan sendiri usaha pertambangan yang berkaitan dengan industri baja, menawarkan diri menjadi mitra strategis bagi PT Krakatau Steel (KS), serta akan mendirikan perusahaan patungan bersama KS.

Selain menggandeng BUMN baja. Mittal akan menjalin kerja sama dengan PT Aneka Tambang  (Antam) untuk memasok bahan baku. kita sambut baik bahwa Mittal bersedia berinvestasi di Indonesia, apalagi dia sudah teruji betul dengan produksi sekitar 110 juta ton."" katanya

Menurul Menteri, kerja sama dengan Mittal tersebut merupakan kesempatan yang sangat bagus terlebih sebelumnya Mittal telah memulai bisnis pertamanya di Indonesia.

Pihaknya akan menindaklanjuti sesegera mungkin proposal yang diajukan Mittal tersebut Kita akan tindak lanjuti bagaimana cara yang paling baik untuk menciptakan solusi saling maiguntungkan bagi investasi negara, BUMN, dan Mittal sendiri," katanya.

Sebelumnya, Arcelor-Mittal menawarkan diri kepada pemerintah Indonesia untuk membangun pabrik baja terintegrasi berkapasitas lima juta ton per tahun.

Pabrik baja yang diperkirakan menelan dana investasi mencapai USS 5 miliar itu rencananya akan dibangun di Pulau Jawa pada areal seluas 700 ha. (ant)

 

Sumber : Sinar Harapan, Page : 13 

 Dilihat : 2722 kali