11 April 2008
Orang Terkaya ke-4 Sedunia Incar Indonesia

JAKARTA-Raja baja Lakshmi Narayan Mittal, yang merupakan orang terkaya ke-4 di dunia versi majalah Forbes, sore kemarin menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Warga India yang tinggal London itu meminta izin SBY untuk berinvestasi di Indonesia.

Mital menyatakan minatnya membawa modal USD 3 miliar atau Rp 27,6 triliun (kurs USD 1 =Rp 9.200) untuk memproduksi baja di indonesia CEO Arcellor Mittal itu akan mengajak kerja sama dua BUMN, PT Aneka Tambang (Antam) Tbk dan PT Karkatau Steel (persero). PT Antam akan menyediakan bahan baku bijih besi, nikel, dan mangaan. PT Krakatau Steel melakukan joint feasibility study pendirian pabrik baja di Indonesia.

"Presiden tentu menyambut dengan tangan terbuka. Apalagi Arcellor Mittal merupakan perusahaan baja terbesar dan paling disegani di dunia." kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) M. Luthfi setelah mendampingi SBY menemui Mittal di Kantor Presiden kemarin (10/4).
SBY, kata Luthfi. mengaku ikut bangga dengan kebesaran Arcellor Mittal. Keberhasilan pria yang memiliki kekayaan USD 45 miliar (Rp 404 triliun) itu menginspirasi bangsa-bangsa lain di Asia, termasuk Indonesia.

Dalam pembicaraan setengah jam, Mittal menyatakan ingin mengamankan pasokan bijih besi, nikel, dan mangaan dari Indonesia. Investasi itu bermaksud meningkatkan kapasitas produksi PT Ispat Indo Sidoarjo. Perusahaan tersebut memang didirikan keluarga Mittal pada 1976. Saat ini, produksi bajanya 700 nbu ton per tahun.

Mittal meyakinkan SBY bahwa Indonesia berpotensi menjadi pemain terkemuka industri baja dunia. Baik sebagai penyedia bahan baku maupun sebagai produsen. "Presiden meminta kepada Mittal agar Indonesia dilibatkan lebih dalam dan jauh dalam pertumbuhan industri baja dunia." kata Luthfi, (tom)

Sumber : Indo Pos, Page : 1

 

 Dilihat : 2822 kali