09 April 2008
IPO Akan Disesuaikan Kondisi Pasar

BTN Bakal Siapkan Contingency Plan BTN akan mempersiapkan contingency plan bila proses penjualan saham perdana IIPO) tahun 2008 ini gagal. Gejolak pasar global harus dicermati.

DEPUTI Menneg BUMN Bidang Perbankan dan Jasa Keuangan Parikesit Soeprapto mengaku tengah membahas kondisi Bank Tabungan Negara (BTN) untuk jangka panjang. "Salah satunya merapikan kegiatan konsultan, semisal IPO," kata dia di Jakarta, kemarin.

Dia menerangkan, dana IPO itu nantinya digunakan untuk pembiayaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). IPO akan dilaksanakan paling lambat semester II tahun ini. "Sebetulnya dulu itu ada dua opsi, IPO, tapi kalau tidak ya dijual ke bank BUMN lainnya atau strategic sale lain," kata Parikesit.

Terkait dengan kondisi pasar global yang belum membaik. Parikesit mengakui hal im. "Tapi yang terpenting sekarang persiapan jalan terus saja dulu," kata dia seraya menambahkan dalam IPO ini, BTN menargetkan perolehan dana Rp 15 triliun. Dirut BTN Iqbal Latanro mengaku terus mencermati kondisi pasar apakah nanti menguntungkan IPO atau tidak. "Kita memang bersiap-siap tahun ini untuk IPO. Tapi kita tidak menutup kemungkinan atau tutup ma
ta akan kondisi pasar saat ini," kata Iqbal di Jakarta, kemarin.

Karena itu, dia mengatakan bahwa BTN memiliki contingency plan (skenario darurat) jika proies IPO gagal. Bentuknya bisa penerbitan obligasi, sekuritisasi aset atau menambah dana dari revolving fimd. "Untuk sekuritisasi aset mungkin sekitar Rp 500 miliar," ungkapnya.

Sebelumnya Menneg BUMN Sofyan Djalil meminta 10 BUMN yang akan diprivatisasikan pada tahun ini untuk bersiap diri. "Kalau pasarnya nggak bagus lebih ba^ kita sabar, karena kondisi pasar yang buruk tidak memberikan justifikasi untuk melakukan privatisasi," ujarnya.

Hingga saat ini, lanjut Sofyan, ke-10 BUMN masih menanti keadaan pasar yang kondusif. Selama masa penantian, dia ingin para BUMN tersebut mempersiapkan segala sesuatunya.

Sejumlah BUMN yang masuk daftar utama privatisasi 2008 di antaranya tiga PTPN yang direncanakan melalui IPO yakni PTPN IH, PTPN IV, dan PTPN vn, BTN, Jakarta Lloyd, Krakatau Steel.
DMS

Sumber : Rakyat Merdeka, Page : 13 

 Dilihat : 2731 kali