01 April 2008
Rl-Jepang sepakati harga LNG

JAKARTA: Indonesia dan Jepang mencapai kesepakatan harga LNG mendekati US$16 per juta kaki kubik (MMBtu) dengan basis harga minyak mentah US$100 per barel untuk kontrak pasokan LNG periode 2011-2021.

Dalam kesepakatan harga LNG itu, kedua negara juga sepakat untuk membebaskan kewajiban utang Indonesia ke negara itu sebanyak 12 kargo. Utang kargo LNG itu merupakan akumulasi utang pasokan LNG mulai periode 1977-2008.

Wakil Dirut PT Pertamina lin Arifin Takhyan menyatakan Indonesia terbebas dari kewajiban untuk pengiriman 72 kargo LNG yang merupakan akumulasi kekurangan pengiriman sesuai dengan kontrak yang disepakati.

"Masalah shortage itu selesai. Mereka [Jepang] tidak akan klaim lagi setelah harga LNG untuk perpanjangan disepakati," tuturnya, kemarin.

Menurut dia, pemerintah juga mengantisipasi berkurangnya pasokan LNG ke Jepang sesuai kesepakatan, untuk pengiriman 2008 hingga 2010. Dalam kesepakatan yang tercapai minggu lalu, lanjutnya, Indonesia juga dibebaskan dari klaim tersebut.
Namun, tambah lin, Indonesia berusaha untuk memenuhi komitmen pasokan LNG ke konsumen Jepang."Kami tetap berusaha memenuhi kewajiban itu. Namun, apabila tidak mampu dipenuhi, mereka bersedia membebaskannya "

Berkaitan dengan kesepakatan harga di level mendekati US$16 per MMBtu Quta British thermal unit), Wadirut Pertamina mengemukakan kesepakatan harga kedua negara itu bersifat mengikuti kecenderungan harga minyak mentah internasional. Indonesia memasok LNG ke Jepang dari kilang LNG Bontang Kalimantan Timur.

Minyak dunia Dia menjelaskan untuk kesepakatan harga jual LNG US$16 per MMBtu ditetapkan secara fluktuatif mengikuti harga minyak mentah dunia, tetapi tidak termasuk biaya transportasi. "Basis harga minyak mentah yang dipakai US$100 per barel. Apabila harga minyak mentah turun, harga LNG ke Jepang juga akan turun," ujarnya. Menurut data Japan Corp, harga jual LNG Indonesia ke negara itu ratarata USS8.46 per MMBtu. Ketika harga minyak mentah dunia menembus di atas US$100 per barel, harga jual bahan bakar itu naik menjadi US$10,56 per MMBtu.

Harga jual LNG minggu ini di New York Mercantile Exchange kemarin tetap di level US$9,80 per MMBtu untuk pengiriman Mei, sedangkan harga jual LNG untuk pengiriman April mencapai US$9,578.

Konsumen Jepang yang menggunakan LNG Indonesia, yakni Osaka gas, Toho gas, Nippon Steel, Kyushu Elektric, Kansai Electric, dan Chubu Electric. Enam pembeli tradisional ini kerap disebut sebagai Western Buyers. fdieno.lesrari@bisnis.aj.iiO

Sumber : Bisnis Indonesia, Page : T1 

 Dilihat : 3540 kali