25 Maret 2008
Rio Tinto dan Baosteel belum sepakat

SHANGHAI: Rio Tinto Group sulit meraih kesepakatan kontrak bijih besi dengan Baosteel Group Corp pada April, tulis China Securities Journal mengutip Sam Walsh, kepala sektor bijih besi perusahaan itu.

Kesepakatan Cia. Vale do Rio Doce's dengan menaikkan harga sekitar 71% untuk tahun fiskal yang dimulai 1 April tidak menunjukkan kondisi pasar yang ketat. Rio meminta harga premium pengapalan atas produk ekspor.

Rio Tinto menjalin joint venture dengan Baosteel, produsen baja terbesar di China, dan Sinosteel Corp dalam proyek Channar project di Australia. Rio dan pesaingnya BHP Billiton Ltd menginginkan harga bijih besi yang tepat dalam kontrak tahunan mereka.

Perekonomian dan industri baja China, kata Chief Executive Officer Rio Tom Albanese, sama-sama mencatat pertumbuhan yang lebih pesat daripada yang diperkirakan. Produksi baja China diperkirakan mencapai 550 juta ton tahun ini dari 480 juta ton tahun lalu. (B/.OOM8ERG/NOM)

Sumber : Bisnis Indonesia, Page : 3 

 Dilihat : 3688 kali