13 Maret 2008
Permintaan Besi Beton Tumbuh Di Atas 10 Persen

Permintaan besi beton untuk pembangunan infrastruktur maupun perumahan dan gedung bertingkat tumbuh rata-rata di atas 10 persen per tahun seiring tumbuhnya sektor properti dalam beberapa tahun terakhir.

""Permintaan besi beton di atas pertumbuhan permintaan baja. Permintaan komoditas itu mencapai di atas 10 persen saat ini,"kata Direktur Industri Logam Deperin, I Gusti Putu Suryawirawan di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan tumbuhnya pembangunan properti baik perumahan dan gedung bertingkat mendongkrak permintaan besi beton di dalam negeri.

Putu mengatakan permintaan besi beton setiap tahunnya mencapai sekitar 3,5 juta ton, yang diisi oleh produk impor di atas satu juta ton. "Produksi besi beton domestik belum mampu memenuhi seluruh permintaan, karena membutuhkan investasi, sementara peningkatan permintaan besi beton sifatnya sangat musiman," katanya.

Ia menjelaskan pertumbuhan permintaan besi beton tidak selalu signifikan kadang naik dan turun, sehingga perlu ada pertumbuhan yang konstan agar industri dalam negeri mau investasi.

Berdasarkan data Depperin, pada 2006 kapasitas terpasang industri besi beton mencapai sekitar 4,4 juta ton, namun pemanfaatan kapasitas produksinya hanya sekitar 40 persen.

Putu mengakui masuknya besi beton impor juga terjadi karena banyak proyek konstruksi yang menggunakan produk impor dibandingkan produk lokal. Padahal diakuinya ada kekhawatiran produk besi beton impor tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang ditetapkan.

"Kami telah melakukan verifikasi pabrik besi beton di dalam negeri dan semuanya telah memenuhi SNI. Namun produk impor yang kami khawatirkan (tidak memenuhi SNI)," ujarnya.
Oleh karena itu, pemerintah, kata dia, akan segera melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran SNI besi beton.

"Dengan sudah dinotifikasinya SNI besi beton (ke WTO), maka kami akan segera membuat petunjuk teknis untuk Bea Cukai mengontrol besi beton impor," ujar Putu.*

Sumber: Harian Ekonomi Neraca, Page : 11

 Dilihat : 4361 kali