12 Maret 2008
Bangun Pabrik, Jamin Sukucadang

PT TVS Motor Company bakal menjadikan Indonesia sebagai basis TVS untuk kawasan ASEAN. Karenanya, PT TVS sangat serius menghadirkan produknya di pasar otomotif Indonesia. Kegagalan di Indonesia sama artinya dengan kegagalan di kawasan Asia Tenggara.

National Sales Manager PT TVS Kristianus J Sarumaha menyatakan, dalam rangka ekspansi PT TVS Motor Company, satu dari 37 perusahaaan di bawah payung TVS selaku kelompok industri besar yang didirikan TV Sundaram Iyengar pada 1911, sengaja memilih Indonesia. Pilihan didasarkan pada populasi penduduk, Indonesia sebagai pasar terbesar ketiga, dan basis untuk ASEAN. "Secara grup, kami sudah 100 tahun tapi untuk sepeda motor baru 25 tahun. Kami tidak ingin gagal di Indonesia," akunya.

PT TVS yang bermarkas di India ini telah mempersiapkan diri dengan membangun pabrik seluas 16 ribu meter persegi di atas area.20 hektar di kawasan industri Surya Cipta City, Jl Surya Madya I Kav 1-30, Desa Kutanegara, Ciampel, Karawang, Jawa Barat. Pabrik ini menjamin ketersediaan suku cadang asli di setiap dealer TVS. "Dalam masalah sukucadang (spare part), kami memberikan jaminan selama lima tahun," imbuhnya.

Selain pabrik, PT TVS juga memiliki uji lintasan, training centre, dan laboratorium kualitas. Seluruh fasilitas itu disiapkan untuk memberikan jaminan kepuasan sekaligus membuktikan keseriusan TVS untuk memasarkan produknya. "Yang pasti, kami ingin jadi 'pemain' seterusnya, tidak sekadar bicara," jaminnya.

Ia menambahkan, guna membuktikan ketangguhan dan kunggulan kualitas TVS, pihaknya selalu mempersilakan setiap pengunjung untuk melakukan uji coba mengendarai TVS (rest ride). Hal ini sekaligus sebagai salah satu strategi pemasaran. Menurut Kris, sev makin banyak calon konsumen yang mencoba dan ingin mengetahui keunggulan TVS.

TVS, yang mulai memperkenalkan diri di Indonesia lewat Jakarta Fair 2006, baru mulai menjual produk di Jakarta Fair 2007. Untuk sepeda motor jenis bebek, TVS baru melakukan penjualannya di Jakarta sebanyak 2.000 unit hingga 2008 ini. "Dealer pertama kami memang di Jabar, kemudian di turut Medan, Surabaya, Jateng, Riau, dan terakhir Jakarta," katanya.

TVS dirakit dan diproduksi di Indonesia dengan bahan baku lokal mencapai 40%, meliputi bagian-bagian plastik, fabrikasi, dan alumunium. Kandungan lokal akan menjadi 80% pada akhir tahun ketiga serta didukung oleh 71 bengkel kemitraan yang akan terus bertanbah.

Pada akhir tahun pertama diperkirakan akan berdiri 70 dealer dengan dilengkapi 3 S (sales, service, dan spare parts). Seluruh ruang pamer dibuat standar sehingga tampak serupa, sesuai dengan standar identitas perusahaan. 5 phy

Sumber: Berita Kota, Page : 10

 Dilihat : 3244 kali