11 Maret 2008
Harga Bijih Besi Picu Lonjakan Harga Baja

JAKARTA (SINDO) - Direktur Industri Logam Direktorat Jenderal Industri, Logam, Mesin, Tekstil, dan Aneka Departemen Perindustrian (Depperin) I Putu Suryawirawan mengatakan, kenaikan harga ba j a di dalam negeri belakangan ini bukan disebabkan pengenaan bea masuk antidumping (BMAD), tetapi akibat lonjakan harga bahan baku bijih besi (iron ore).

Saat ini, kata Putu, lonjakan harga bijih besi di pasar internasional mencapai 65%, yaitu dari USD200 per ton menjadi USD250 per ton. Tingginya harga tersebut otomatis mendongkrak harga baja canai panas (hot rolled coil/HRC). Di Jepang,misalnya, harga HRC FOB (freight on board) saat ini sudah menyentuh USD 850 per ton. Jika diimpor ke Indonesia, perlu tambahan biaya pengiriman USD 65 sehingga harga HRC mencapai harga USD 910 per ton.

"Tingginya harga HRC impor akan menyebabkan naiknya harga HRC dalam negeri. Harga jual HRC PTKrakatau Steel (KS) untuk pulau Jawa mencapai Rp8.500 per kg. Harga ini akan terkoreksi setelah ditambah PPN 10% harga akan menyentuh posisi Rp9.350 per kg atau USD1.027 per ton, meningkat dari posisi awal Januari sebesar USD789 per ton," paparnya.
Kenaikan harga baja ini, jelas Putu, sebenarnya tidak aneh karena China sudah menyepakati pembelian bahan baku dari Brazil dan secara otomatis harga baja juga akan terdongkrak. Namun, tegas dia, pemicunya bukan karena pengenaan BMAD. "Produsen baja dunia kan bukan hanya dari lima negara itu. Untuk itu, industri baja kita perlu mencari .dari sumber-sumber lain di luar lima negara itu," tegas Putu.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pabrik Billet Besi Beton Batang Kawat dan Profil Seluruh Indonesia (Abbepsi) Ismail Mandry mengatakan, meski produsen baja tulangan beton tidak secara langsung menggunakan HRC, sentimen lonjakan harga tersebut menyebabkan terdongkraknya harga baja tulangan betonpada bulan ini.

Sementara pedagang baja di tingkat pengecer meyakini adanya aksi spekulasi sebagai penyebab kenaikan harga akhir-akhir ini, dikaitkan dengan penerapan BMAD.

Sumber : Harian Seputar Indonesia, Page : 13 

 Dilihat : 5472 kali