11 Maret 2008
PP Perusahaan Publik Pertamina dan KS Segera Dirampungkan

Jakarta | Jurnal Nasional PERATURAN Pemerintah (PP) untuk perusahaan publik non listed bagi PT Pertamina dan PT Krakatau Steel segera rampung bulan depan atau maksimal Mei 2008. "PP untuk perusahaan publik ini sudah jadi menurut konfirmasi Ketua Bapepam-LK, Fuad Rahmany. Tinggal disinkronisasi dengan instansi yang ada," kata Menneg BUMN, Sofyan Djalil, di Jakarta, Senin (10/3).

Dia mengatakan, dalam satu hingga dua bulan ke depan PP tersebut segera rampung sehingga diharapkan Pertamina dan Krakatau Steel menjadi BUMN yang akan menerapkan aturan perusahaan publik non listed tahun ini.

Pihaknya juga telah menyiapkan dua BUMN tersebut menjadi perusahaan publik yang tunduk pada Undang-Undang (UU) Pasar Modal tetapi tidak listed sehingga diharapkan dapat beroperasi layaknya perusahaan terbuka lainnya. "Hal yang bisa diinformasikan termasuk di antaranya tentang subsidi, PSO yang dibiayai APBN, kalau BUMN itu mendapat proyek yang dibiayai oleh BUMN maka dia tentu harus tunduk," katanya menjelaskan.

Rencana menjadikan Pertamina menjadi perusahaan terbuka non listed tersebut dinilainya harus segera dilakukan untuk menjadikan BUMN migas tersebut lebih kompetitif dan transparan. Namun untuk merealisasikan hal itu diperlukan PP untuk merevisi UU Pasar Modal"UU Pasar Modal itu salah satu ketentuannya mengatur perusahaan publik harus dimiliki oleh 300 pihak atau yang ditetapkan oleh pemerintah oleh sebab itu perlu ada PP baru," ujar dia.Manajemen Pertamina sendiri saat ini sudah menyiapkan tim teknis yang khusus dibentuk menjelang pendaftaran BUMN migas itu ke Bursa Efek Indonesia (BEI) agar setingkat dengan perusahaan publik. "Kami sudah membentuk tim teknis sebagai persiapan untuk menjadi public company" kata kata Sekretaris Perusahaan Pertamina, Sudirman Said.

Pada kesempatan yang sama Wakil Direktur Pertamina, lin Arifin Takhyan, mengatakan, pihaknya menargetkan Pertamina menjadi perusahaan setingkat public company yang transparan dan kompetitif. "Pertamina sudah mempersiapkan itu dalam rangka menjadi perusahaan setingkat public company" kata lin.

Dalam 15 tahun ke depan, Pertamina ditargetkan mampu menjadi perusahaan yang setara dengan perusahaan minyak kelas dunia yang menjadi pesaingnya saat ini.

Menurut lin, pihaknya berharap dalam lima tahun pertama target-target awal tercapai. "Neraca awal kita sudah hampir selesai sehingga bisa segera diaudit. Tahun depan diharapkan kita bisa," ujarnya.
Antarini Vellandrie

Sumber :  Jurnal Nasional, Page : 5

 Dilihat : 3544 kali