08 Maret 2008
PT KS Diminta Hibahkan Sejumlah Lahannya

Cilegon | Jurnal Nasional PEMERINTAH Kota (Pemkot) Cilegon dalam waktu dekat akan mengajukan permohonan hibah atas sejumlah lahan milik PT Krakatau Steel (KS). Lahan-lahan yang diminta untuk dihibahkan itu diantaranya telah berdiri bangunan milik Pemkot.

"Kita minta lahan itu dihibahkan, karena penggunaanya pun untuk kepentingan pelayanan publik," kata Asisten Tatapraja Pemkot Cilegon Syamsul Rizal kepada Juntas Nasional, di Cilegon, Jumat (7/3).
Jumlah lahan milik PT KS yang diajukan untuk dihibahkan itu luasnya sekitar 106.492 meter persegi.

Menurut Syamsul Rizal, keinginan agar lahan tersebut dihibahkan ke pemerintah daerah juga didukung respons positif Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. Bahkan, Gubernur, kata dia, secara khusus sempat mengirim surat ke Dirut KS tentang masalah ini.

"Gubernur sudah mengirimkan surat ke PT KS agar lahan itu dihibahkan. Dan tembusannya ke Menneg BUMN, karena bagaimanapun masalah ini juga menyangkut aset pemerintah daerah berupa gedung yang nilainya miliaran di atas lahan itu," katanya.

Solusi Tepat Syamsul Rizal menambahkan, keputusan menghibahkan lahan itu dinilai solusi yang tepat dibandingkan bila lahan itu dipinjam-pakaikan. "Dihibahkan itu langkah yang bijak, karena seperti kita tahu ada juga lahanlahan KS yang hingga kini belum selesai dibebaskan," katanya.

Syamsul sempat menunjukkan sebuah surat yang ditandatangani Direktur Pemasaran PT KS Santoro pada 1998. Dalam surat tersebut, tertulis masih adanya 162,63 lahan di area PT KS yang hingga kini belum dibebaskan.

Lahan-lahan tersebut berupa sungai dan beberapa eks jalan yang menurut Syamsul secara hukum merupakan aset pemerintah daerah. "Lahan-lahan itu merupakan aset pemerintah daerah yang belum dibebaskan, jadi kalau lahan di Setda dan gedung dewan diberikan ke kita, itu bisa jadi kompensasinya," katanya.

Sebelumnya Corporate Secretary PT KS Raden Gunawan kepada Jurnal Nasional belum lama ini mengatakan, sejumlah aset milik PT KS berupa lahan banyak yang "dijarah" oleh Pemerintah Kota Cilegon. Permasalahan ini, kata dia, sedang dikaji oleh tim strukturisasi dan verifikasi. Raden tidak bisa merinci berapa luas lahan milik PT KS yang kini dikuasai oleh Pemerintah Kota Cilegon. "Kita tunggu saja hasil kajian tim, yang pasti soal aset dan lahan ini, juga menjadi agenda yang harus dibereskan sebagai syarat agar PT KS bisa menjadi perusahaan publik pertengahan tahun 2008 ini." Tandasnya. Faidil Akbar Faidil Akbar

Sumber : Jurnal Nasional, Page : 13 Forwarded by Fmans

 Dilihat : 2794 kali