08 Maret 2008
Baja China,

JAKARTA (Ml): Pemerintah akhirnya memberlakukan bea masuk antidumping baja dari China dan India. Tarif bea masuk nantinya ditetapkan sesuai dengan besarnya dumping baja dari dua negara itu.

"Sekarang baja dari China dan India kena aturan antidumping. Besarnya tergantung berapa besar mereka lakukan dumping. Nantinya, dumping dikenakan ke setiap perusahaan tergantung besarnya dumping," jelas Dirjen Bea Cukai Anwar Suprijadi di Kantor Menko Perekonomian, Kamis (6/3).

Menurutnya, pengenaan bea masuk antidumping baja ditetapkan melalui Peraturan Menteri Keuangan yang baru keluar beberapa hari lalu. Penetapan bea masuk antidumping baja diterapkan karena ada pengaduan dari PT Krakatau Steel yang menyatakan ada beberapa negara yang melakukan dumping atau menjual lebih murah di negara tujuan daripada negara asalnya. Krakatau Steel, mewakili industri dalam negeri, telah mengajukan petisi antidumping kepada Komite Anti Dumping Indonesia (KADI). KADI lalu menyelidiki lima negara yang dituduh melakukan dumping. Mereka adalah China, India, Federasi Rusia, Taiwan, dan Thailand. Namun, baru China dan India yang terbukti melakukan dumping. "Karena itu, nanti hukumannya apa, tergantung dari KADI," kata Anwar.

Selain baja, produk lain juga mungkin dikenai bea masuk antidumping. Tetapi, kata Anwar, untuk produk lain tersebut, akan ditetapkan setelah adanya pengaduan dari pengusaha dalam negeri yang dirugikan dengan masuknya produk dumping dari negara lain. (Ray/E-1)

Sumber : Media Indonesia, Page : 13 Forwarded by Fmans

 Dilihat : 3406 kali