04 Maret 2008
Krakatau & Pertamina segera jadi perusahaan publik

JAKARTA: Pemerintah menargetkan untuk dapat mendaftarkan PT Krakatau Steel ke Badan Pengawas Pasar Modal-Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) sebagai perusahaan terbuka pada semester pertama tahun ini, bersamaan dengan Pertamina.

Menneg BUMN Sofyan Djalil mengatakan baik Krakatau Steel maupun Pertamina saat ini masih dalam proses persiapan menjadi perusahaan terbuka yang tidak terdaftar di bursa (nonlisted public company).

"PP [peraturan pemerintah] untuk itu saat ini kan masih belum keluar," ujarnya seusai rapat kabinet terbatas di Kantor Depkop dan UMKM, kemarin.
Sofyan menargetkan proses perubahan status kedua BUMN sudah dapat diselesaikan pada semester pertama tahun ini.

Untuk merealisasi rencana tersebut, pemerintah perlu menyiapkan PP untuk memperbaiki Undang-Undang Pasar Modal. UU tersebut mensyaratkan bahwa perusahaan publik minimal harus dimiliki 300 pihak atau yang ditetapkan oleh pemerintah. Proses persiapan PP itu sendiri saat ini telah berada di Departemen Keuangan.

Selain Pertamina dan PT Krakatau Steel, PT PLN (Persero) juga termasuk sebagai salah satu perusahaan yang akan dijadikan perusahaan terbuka tidak tercatat di bursa pada tahun ini. Setelah ketiga perusahaan itu berhasil, BUMN-BUMN yang lain akan menyusul.

Sofyan yang mulai menjabat sebagai Menneg BUMN menggantikan Sugiharto pertengahan tahun lalu berenca na menjadikan seluruh BUMN sebagai perusahaan publik.

Dengan menjadi perusahaan publik, perusahaan-perusahaan milik negara wajib melaporkan semua aktivitasnya kepada masyarakat. Laporan secara rutin itu akan menjadikan BUMN sebagai perusahaan yang lebih transparan.

Bisnis Indonesia, Page : F2 

 Dilihat : 2603 kali