04 Maret 2008
Rencana PT KS Pindah Resahkan Karyawan dan Warga Sekitar

Banten, Pelita Adanya rencana PT Krakatau Steel (KS) akan dipindahkan ke Kalimantan Selatan membuat pegawai diperusahaan itu dan warga sekitar resah, pasalnya selama ini perusahaan tersebut yang membuat Kota Cilegon Banten menjadi hidup.

Maman (65) warga Ciwandan yang juga seorang pengusaha yang menjadi rekanan PT KS sejak puluhan tahun mengungkapkan bila rencana itu benar adanya jelas sebuah langkah yang dianggap "edan" sebab sangat jelas dampaknya.

Yakni dapat menyebabkan roda perekonomian di Kota Cilegon akan stagnan, karena nasib ribuan karyawan yang warga setempat serta relasi dan rekanan yang bermitra dengan PT KS terancam suram. Belum lagi berbagai bidang usaha lain yang banyak melibatkan masyarakat Banten diperkirakan akan "mati".

"Saya menilai itu kebijakan keblinger dan sesat, apa tidak menyadari kalau kehadiran PT KS sudah mengangkat Cilegon menjadi Kota yang berkembang pesat dan maju," ujarnya, Senin (3/3) di Cilegon.
Junaedi salam (34) pedagang nasi yang membuka warungnya tidak jauh dari lokasi PT KS juga mengungkapkan hal yang sama, menurut dia sejak berdagang nasi hanya PT KS saja yang sangat banyak memberikan keuntungan. Karena karyawan bagian produksi yang non organik (kontrak) hampir ratarata menjadi pelanggan tetapnya.

"Bila rencana PT KS akan dipindahkan, saya yang meneruskan berdagang dari orangtua sejak puluhan tahun lalu jelas termasuk yang akan dirugikan. Kalau bisa sih janganlah nanti saya akan usaha apa lagi," katanya. Terkait hal itu Corporate Secretary PT KS Raden Gunawan mengatakan rencana pemindahan PT KS ke Kalimantan Selatan (Kalsel) tidak benar.

Menurutnya yang benar adalah PT KS akan bekerjasama dengan PT Antam untuk membangun perusahaan yang menyediakan bahan baku bagi PT KS di Kalimantan Selatan.

"Tentunya itu sebagai pemecahan ke depan bagi PT KS yang mulai kesulitan untuk bahan bakunya. Pastinya akan ada karyawan PT KS yang dikirim ke Kalimantan Selatan dengan menempati posisi tertentu. Dan tidak semuanya dipindahkan," kata Gunawan di Cilegon, Senin (3/3/2008).(roy)

Sumber : Pelita, Page : 9 

 Dilihat : 2628 kali