27 Februari 2008
Amien: SPPI perlu jewer pemerintah BANDUNG Mantan Ketua DPP.PAN Amien Rais setuju dengan sikap tegas Serikat Pekerja

BANDUNG   Mantan Ketua DPP.PAN Amien Rais setuju dengan sikap tegas Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia (SPPI) 1,11, III dari IV segera melancarkan aksi mogok / demo sebagai protes terhadap RUU Pelayaran.

"Kalau nasib saudara saudara terancam, silakan Anda demo sebagai jeweran kepada pemerintah," kata Amien Rais saat menjadi pembicara dalam dialog dengan peserta rapat Kerja (Raker) SPP! 1,II,HI dan IV di Bandung, Selasa sore.
Menurut Amien kalau semua cara sudah dilakukan oleh SPPI. tapi tidak didengar pemerintah, silakan saja Anda demo karena demo dijamin oleh Undang-undang asalkan jangan melakukan pengrusakan. Kalau pemerin, tah tidak mengindahkan memang diperlukan cara yung dramatis sebagai shock therapy seperti melakukan demonstrasi.
Sebelumnya Ketua Umum DPP SPPI Sudjarwo mengatakan kinerja keuangan Pelindo I,II,III dan IV cukup sehat. Contohnya untuik Pelindo II saja keuntungan pada tahun 2007 mencapai Rp 1,2 triliun. Tapi mengapa'pemerintah mau mengalihkan pengelolaan pelabuhan dari Pelindo,melalui revisi UU Pelayaran.

Dengan dalih untuk menghadapi globalisasi, kata Sudjarwo, melalui RUU Pelayaran, pemerintah memberikan peran kepada swasta/asing mengelola pelabuhan. Dampaknya nanti asing akan mengendalikan jalur distri
busi ekonomi melalui pelabuhan yang mereka kelola atau mengancam kedaulatan ekonomi bangsa.
Dampak lainnya pengambil alihan aset dan hak mengelola pelabuhan dari Pelindo oleh Badan Penyelenggara Pelabuhan (BPP) membuat Pelindo yang selama ini sebagai operator pelabuhan menjadi operator terminal. Ini mau tak mau akan terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal di Pelindo 1,11.111 dan IV.

Selain itu masih banyak masalah lainnya seperti masalah hukum terkait kerjasama Pelindo dengan pihak lain, hutangpiutang, perhitungan return atas investasi yang telah ditanam serta soal dana pensiun. Amien tidak menyangkal revisi UU Pelayaran No 21 tahun 1992 yang tengah dibahas DPR-RI sekarangini sebagai pintu masuk ( entry point) bagi swasta as, ing ikut mengelola pelabuhan. Namun, menurut informasi penjualan aset bangsa itu tidak dilakukan di bursa tapi dijual kepada investor strategis dengan deal-deal tidak jelas.
"Pemerintah kita saat ini dilanda kebingungan karena lebih mementingkan kepentingan pengusaha asing daripada bangsa sendiri. "Contohnya, Meneg BUMN sekarang ini akan menjual 48 BUMN termasuk PT Garuda, BNI, Krakatau Steel dan BUMN lainnya. Penjualan BUMN sekarang ini merupa
kan cara mengatasi masalah dengan pendekatan idiotik (tidak cerdas). Karena penjualan BUMN sebelumnya seperti Indosat sudah jelas merugikan bangsa tapi koq sekarang mau diulangi lagi," tambahnya.

Menurut pengurus SPPI mereka'(Pelindo 1,11,111 dan IV) malam ini tengah melakukan pembahasan untuk menentukan pelaksanaan mogok mau pun demo atau upaya hukum lainnya sebagai protes terhadap RUU Pelayaran, dam)

Sumber : Harian Terbit, Page : 9 

 

 Dilihat : 2770 kali