27 Februari 2008
Pemerintah Kaji Bea Masuk Baja Nol Persen

JAKARTA Pemerintah mengkaji perpanjangan bea masuk baja sebesar nol persen untuk ukuran di bawah 2 milimeter. Saat ini beragam masukan masih diseleksi pemerintah sebelum memutuskan perpanjangan atau tidak. "Masih kami teliti dan evaluasi di lapangan," ujar Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Tekstil dan Aneka Ansari Bukhari kemarin.

Produk baja canai panas (hot rolled coal) di bawah 2 millimeter mendapatkan fasilitas bea masuk nol persen lewat ketetapan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 85/PMK.011/2007. Sejak 7 Februari lalu, masa berlaku peraturan ini habis.

Menurut Ansari, pemerintah membatasi impor baja 150 ribu ton yang dibagi berdasarkan kebutuhan para produsen. Ada tiga produsen baja, yakni PT Gunung Garuda, Essar Indonesia, dan PT Krakatau Steel. "Jadi tak hanya menguntungkan sajah satu produsen," ujarnya. Menurut data Departemen perindustrian, pasokan baja canai panas pada 2007 mencapai 1,8 juta ton dari total konsumsi 2,32,5 juta ton.
yuliawati

Sumber : Koran Tempo, Page : B2 

 

 Dilihat : 3620 kali