26 Februari 2008
Nissan dan Renault bangun pabrik senilai US$1,1 miliar di India

TOKYO: Nissan Motor Co, produsen mobil terbesar ketiga Jepang, dan afiliasinya Reanult SA berencana membangun pabrik baru di India dengan nilai investasi US$1,1 miliar. Investasi itu dilakukan untuk mempermudah perseroan mendapatkan pangsa pasar yang besar di negara itu. Dalam siaran pers yang dikutip Bloomberg disebutkan pabrik tersebut akan berkapasitas 400.000 unit mobil per tahun. Nissan Motor juga telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah India bagian Selatan.

Keberadaan pabrik tersebut diharapkan membantu Nissan Motor dalam memasarkan produknya ke mancanegara, khususnya untuk wilayah Asia.
"Kami melihat India sebagai salah satu negara yang dapat dijadikan basis ekspor," ujar Executive Vice President Nissan Carlos Tavares dalam siaran persnya.

Pengumuman rencana pembangunan pabrik tersebut muncul setelah satu bulan yang lalu Mahindra & Mahindra Ltd, salah satu produsen otomotif India, menolak bekerja sama dengan Nissan dan Renault. Nissan bersama Renault terus mencoba meningkatkan pertumbuhan penjualan di pasar berkembang, sebagai antisipasi penurunan permintaan dalam beberapa tahun ini di negara asalnya akibat penurunan mata uang dolar terhadap yen.

Tavares mengatakan dengan memperbesar sumber produksi global seperti di India, diharapkan mampu menjadi penyeimbang kinerja perseroan di tengah menguatnya yen."Tingginya harga baja akan menjadi perhatian besar bagi perseroan, yang secara otomatis dapat mendorong kenaikan harga," ujarnya.

Dia mengatakan pasar Amerika Serikat yang cenderung pesimistis akibat krisis, subprime mortgage akan menimbulkan banyak risiko, oleh karena itu manajemen berupaya ekspansif ke beberapa negara berkembang. Beberapa negara, lanjut Tavares, seperti Brazil, Russia, India dan China diharapkan akan mendorong pertumbuhan kinerja perseroan hingga 2010.

Juru bicara Nissan Pauline Kee mengatakan pabrik Nissan India diharapkan mulai beroperasi pada 2010 dengan memproduksi empat model. Mahindra, Renault dan Nissan, tahun lalu mengatakan akan bekerja sama membangun pabrik pada 2009 dengan kapasitas produksi 400.000 unit per tahun. Nissan mengungkapkan Mahindra meninggalkan proyek tersebut karena alasan strategis. Nissan berencana akan menjual mobil hingga 100.000 unit pada 2012.

Sumber : Bisnis Indonesia, Page : T3 

 Dilihat : 3428 kali