14 Februari 2008
Harga Tabung Konversi Dievaluasi Tiap Enam Bulan

Jakarta-Harga tabung baja elpiji ukuran tiga kilogram untuk program konversi minyak tanah ke gas akan ditinjau setiap enam bulan sesuai perubahaan harga baja yang menjadi bahan baku utama produk tersebut. Menteri Perindustrian Fahmi Idris mengungkap, harga resmi tabung baja LPG tiga kilogram dievaluasi setiap enam bulan sesuai perubahan harga baja.

Menurutnya, kebijakan itu tertuangdalam Peraturan Menperin (Permenperin) Nomor 04/M-IND/PER/2/ 2008 Tentang Perubahan Permenperin Nomor 28/MIND/PER/3/2007 Tentang Harga Resmi Tabung Baja Gas 3 kilogram dan Kompor Gas Satu Mata Tungku beserta aksesorisnya, yang ditandatangani 6 Pebruari 2008. Menperin menetapkan harga tabung LPG ukuran tiga kilogram dan katub tabungnya sebesar Rp104.000 per unit, dengan rincian harga tabungnya saja Rp87.960 per unit dan katubnya Rp16.040 per unit.

Sedangkan harga kompor satu mata tungku beserta aksesorisnya Rp94.545 per unit. "Jumlah tersebut belum termasuk PPN," katanya di Jakarta, Rabu.
Menperin juga menegaskan bahwa tabung gas dan kompor untuk program konversi minyak tanah ke gas tersebut harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) yang telah ditetapkan dalam Permenperin Nomor 92/M-1ND/PER/11/07.

Sementara itu dalam pertemuan antara PT Krakatau Steel (KS) sebagai pemasok bahan baku baja untuk tabung gas dengan para produsen tabung gas yang difasilitasi Depperin, sore ini, belum mencapai titik temu mengenai detail kontrak pasokan bahan baku. Pihak produsen yang diwakili Ketua Asosiasi Industri Tabung Baja Indonesia (ASITAB) Tjiptadi meminta kontrak dibuat secara lebih rinci termasuk soal denda bila KS tidak bisa memasok bahan baku, sementara para produsen didesak memenuhi tengat waktu pengiriman tabung ke Pertamina.

Pihak KS sendiri meminta produsen memberi rincian rencana produksi para produsen yang terlibat program konversi.

Sumber : Harian Ekonomi Neraca, Page : 9

 

 Dilihat : 3111 kali