14 Februari 2008
Harga Tak Sepakat, Baja Terhenti

PRODUSEN tabung baja rupanya tak mau dirugikan secara moral akibat kealpaan PT Krakatau Steel yang terlambat memasok bahan baku baja SG 295 beberapa waktu lalu. Meski tidak besar, keterlambatan pengiriman tersebut sempat mengganggu proses kinerja produksi baja di dalam negeri. Akibatnya, ada beberapa produsen baja yang merugi. Sebab, distribusi tabung baja juga ikut tersendat. Karena itu, para produsen tabung baja meminta Pertamina memberi hukuman terhadap PT Karakatau Steel sebagai pemasok bahan baku tersebut.

"Setidaknya PT Krakatau Steel kena penalti, atau hukuman dari Pertamina, terkait pengadaaan pasokan bahan baku tersebut. Supaya ini tidak terjadi lagi," ungkap Ketua Umum Asosiasi Industri Tabung Baja (Asitab) Tjiptadi.

Pertamina, kata dia, harus fair, memberikan hukuman pada PT KS terkait masalah ini. Sebab, sebelumnya, Pertamina hanya memberlakukan penalti kepada para produsen tabung baja saja, sedangkan KS tidak.

Sementara itu, General Manager Sales PT Krakatau Steel Marsidon Simanungkalit menanggapi positif tuntutan produse"n baja tersebut. Kalau pun harus kena penalti, dia mengungkapkan akan menghadapinya sesuai prsedur. Dia menjamin setelah kasus tersebut tidak akan terjadi keterlambatan lagi. "Sebenarnya, keterlambatan ini terjadi karena belum ada kesepakatan harga pada awal tahun ini. Itu sebabnya pasokan baja terhenti," terang dia yang menambahkan bahwa kasus ini terjadi 31 Desember 2007 sampai 16 Januari 2008 lalu.(Hl)

Sumber : Indo Pos, Page : 19 

 

 Dilihat : 2647 kali