14 Februari 2008
Pertamina Gandeng Empat BUMN untuk Program Konversi

JAKARTA-PT Pertamina segera menggandeng empat BUMN, yaitu PT Adhi Karya, PT Wijaya Karya, PT Barata Indonesia, dan PT Boma Bisma Indra untuk memproduksi kelengkapan gas termasuk tabung dalam program konversi energi. "Kita membutuhkan minimal 30 juta tabung gas tahun ini untuk program konversi energi," kata Deputi Direktur Pemasaran PT Pertamina, Hanung Budya, di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan, sebelumnya Kementerian Negara BUMN mengusulkan upaya sinergi antar BUMN untuk mempercepat pengadaan tabung yang melibatkan PT Adhi Karya, PT Wijaya Karya, PT Boma Bisma Indra, dan PT Barata Indonesia. Sedangkan PT Krakatau Steel (KS) ditunjuk sebagai penyedia bahan baku pelat baja dan bank BUMN akan ditunjuk sebagai penyedia dana. "Dalam waktu dekat ini nota kesepakatan tersebut diharapkan segera ditandatangani," katanya. Tahun ini, dalam program konversi energi, ditargetkan sebanyak 30 juta tabung terdistribusi ke seluruh Indonesia. Ia juga berharap, empat BUMN tersebut mampu memproduksi selang dan regulator di samping tabung gas.

Menurut dia, program konversi energi tersebut ditargetkan selesai dalam waktu dua tahun atau paling lambat pada 2009. "Kalau mereka bisa menyediakan dalam waktu cepat atau sekitar Juli-Agustus tahun ini maka kita harapkan akan bisa lebih cepat terselesaikan program ini," katanya.

Pihaknya menargetkan mampu mendistribusikan paket perdana gas (kompor, tabung, selang, dan regulator) kepada 15 juta kepala keluarga (KK) pada 2008. Jika itu tersalur maka ditargetkan negara bisa menghemat 3-3,5 juta kilo liter minyak tanah.

Namun, menurut Hanung, hal itu sangat tergantung pada ketersediaan sarana yaitu bahan baku pelat baja termasuk storage, sarana pengisian, dan mobil pengangkut LPG. "Kita perlu peralatan itu cukup banyak dan harus disediakan dalam waktu singkat. Selain itu ketersediaan baja kita sedikit. Tanpa pelat baju cukup, program ini tidak akan bisa berjalan," demikian Hanung.

Sumber : Republika, Page : 15 

 

 Dilihat : 3087 kali