09 Februari 2008
Krakatau Steel Cari Dana 200 Juta Dolar Buat Modernisasi Pabrik

PT Krakatau Steel sedang mengkaji melakukan pencarian dana melalui pinjaman bank untuk opsi penerbitan obligasi dengan melihat situasi pasar modal.

"Dana invetasi 2008 sebesar US 100 juta dolar berasal dari internal PT KS sendiri, sedangkan sisanya akan dibayar dari perolehan dana penawaran saham perdana atau IPO," ungkap Direktur PT Krakatau Steel, Fazwar Bujang di Jakarta.

Selain itu, Bujang mengungkapkan jika komposisi pendanaan moderinisasi pabrik baja yang sebesar 200 juta dolar, 30 persen dananya diambil dari dana internal dan 70 persen berasal dari pinjaman bank atau obligasi.

Menurutnya IPO adalah salah satu untuk refinancing (pembiayaan kembali), sehingga perusahaan nanti akan terbebani dengan resiko bunga yang berat. Selanjutnya ia mengharapkan, IPO dapat dilakukan pada 2009 sedangkan jumlah saham yang dilepas berkisar 15 persen sampai 20 persen. PT KS sendiri merupakan salah satu BUMN yang diprivatisasi dan skema yang disiapkan melalui penerbitan saham baru 20 persen dan divestasi 20 persen.

Untuk rencana bisnis ke depan, PT KS sendiri akan meningkatkan kapasitas produksi dari 2 juta ton menjadi 2,4 juta ton. Bahkan, dalam jangka panjang menjadi 4 juta ton. Sementara produksi baja meningkat menjadi 300.000 ton.

Sementara terkait dengan rencana proyek patungan pembangunan pabrik pengolahan bijih besi dengan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di Kalimantan Selatan, Bujang mengatakan uji kelayakan dan percobaan telah dilakukan. Proses pembangunan diharapakan dapat dimulai bulan ini sehingga bisa selesai 2010.

Sumber : Rakyat Merdeka, Page : 20 

 Dilihat : 3756 kali