05 September 2007
Kapasitas Baosteel dekati Mittal

SHANGHAI: Baosteel Group Corp, produsen baja terbesar China, berencana menaikkan kapasitas produksinya lebih dari dua kali lipat menjadi 80 juta ton pada 2012 sehingga perusahaan itu semakin dekat dengan kapasitas produksi 'pabrik Baja terbesar dunia, Arcelor Mittal. Baosteel yang saat ini memiliki kapasitas produksi sebesar 30 juta ton akan membesarkan perusahaannya di dalam maupun luar negeri melalui aksi akuisisi.

Perusahaan itu berencana meningkatkan penjualan menjadi US$50 miliar dan keuntungan menjadi US$5 miliar pada 2012 sehingga dia akan memposisikan diri di atas 200 perusahaan terkemuka dalam daftar Fortune Global 500. Pemerintah China dalam hal ini mendukung penggabungan usaha di antara perusahaan-perusahaan baja milik negara agar dapat bersaing dengan perusahaan di luar negeri yang tengah meningkatkan aksi akuisisinya.

Konsumsi baja di negara itu diperkirakan meningkat 12% menjadi 446 juta ton tahun ini dan menjadi sekitar 520 juta metrik ton pada akhir dekade ini menyusul peningkatan permintaan dari produsen otomotif dan peralatan listrik. "Dukungan pemerintah untuk dilakukannya merger di level domestik diikuti oleh peningkatan persaingan akuisisi global," terang Helen Lau, analis Daiwa Securities Group Inc yang berbasis di Shanghai.
Menurut dia, target peningkatan kapasitas Baosteel menjadi 80 juta ton itu merupakan hal yang realistis jika mereka menyelesaikan aksi akuisisi potensial.
Peningkatan kapasitas tersebut akan memosisikan Baosteel yang tercatat sebagai produsen baja nomor dua pada 2006 dalam hal produksi untuk melampaui Nippon Steel Corp, JFE Holdings Inc dan Posco asal Korea Selatan. Arcelor Mittal tahun lalu memproduksi 118 juta ton.

Sumber : Bisnis Indonesia, 05 September 2007 (Bloomberg)

 Dilihat : 4002 kali