06 Februari 2008
Antam Mampu Bersaing dengan Bumi

JAKARTA-Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil senang kalau PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mampu bersaing dengan PT Bumi Resources Tbk Bumi terkait akuisisi Herald Resources Ltd. Artinya, BUMN bisa bersaing dengan perusahaan swasta. Sofyan menyampaikan hal tersebut dalam acara pengarahan dewan komisaris dan pengawas BUMN di Jakarta, Selasa (5/2).

Antam mengajukan penawaran 11% lebih tinggi dari penawaran Bumi, yakni AU$ 2,50, sedangkan Bumi hanya AU$ 2,25. Keputusan pemenang akan diumunkan pada 15 Februari mendatang. Untuk itu, Antam sudah menggandeng BUMN dari Tiongkok, Shensen Zhionjing. Antam juga sudah membeli 10,7% saham Herald, sedangkan Bumi sudah menguasai hampir 20% saham.

Terkait peningkatan setoran dividen para BUMN menjadi Rp 31 triliun, Sofyan menegaskan, perusahaan yang mempunyai kepentingan besar dividennya tidak akan diambil lebih banyak. Setoran dividen itu akan dicari dari BUMN yang memiliki laba bersih yang besar.

"Biar bagaimanapun, kami akan mencari cara untuk menyeimbangkan antara kebutuhan belanja modal BUMN dengan kebutuhan setoran dividen," tandas dia.

Pilih IPO Sementara itu, Direktur Utama PT Krakatau Steel Fazwar Bujang menegaskan, pihaknya enggan diprivatisasi melalui mekanisme strategic sales atau strategic partner. Fazwar mengatakan, manajemen perseroan lebih suka memilih pola penawaran umum perdana (IPO) saham.

"Dana perolehan IPO itu yang paling penting, sehingga nanti perusahaan tidak dibebani bunga dan risiko lainnya," kata dia di sela acara penandatangan kerja sama antara PT Bank Rakyat Indonesia Tbk dengan sejumlah BUMN di Jakarta, (5/2).

Menurut dia, Krakatau Steel membutuhkan dana sebesar US$ 200 juta untuk modernisasi mesin-mesin. Sebesar 30% akan diperoleh dari dana internal dan 70% dari emisi obligasi atau pinjaman bank.

Sumber : Investor Daily Indonesia, Page : 10 

 Dilihat : 3586 kali