30 Agustus 2007
Krakatau Steel & Antam Bikin Perusahaan Joint Venture Bijih Besi

JAKARTA - Dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Krakatau Steel (KS) bersama PT Aneka Tambang (Antam) membuat perusahaan patungan (joint venture) untuk memproduksi pengolahan bijih besi di Kalimantan Selatan. Langkah ini dilakukan untuk memberikan jaminan pasokan bahan baku baja industri domestik.

"Rencana kita tiang pancang pertama dilakukan pada Maret 2008," kata Direktur Utama Krakatau Steel Daenulhay ditemui usai seminar "Optimalisasi Industri Baja Sebagai Pilar Kekuatan Nasional" di Jakarta, Kamis (30/8/2007).

Dia mengatakan, pihaknya telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Antam guna dilakukan studi. Namun hingga kini hasil kajian tersebut belum dapat disimpulkan.

Daenulhay mengatakan, rencananya bahan baku pengolahan bijih besi itu akan dipasok bersama antara KS dan Antam. Pada tahap awal, kata dia, pabrik tersebut didirikan untuk skala kecil dengan kapasitas 300.000 ton per tahun. Meski demikian dia tidak menjelaskan nilai investasi yang dikucurkan dalam proyek tersebut. Mengenai bagi hasil keuntungan Daenulhay menuturkan, hal itu belum dapat diputuskan. "Itu masih di menteri," katanya.

Sementara Direktur PT Aneka Tambang Alwin Syah Loebis mengatakan, proyek joint venture ini dilakukan karena Antam tidak memiliki Kuasa Penambangan (KP). Untuk itu pihaknya akan bekerja sama dengan KS. Mengenai pasokan bijih besi dia berkomentar, Antam dan KS selaku pemilik proyek akan mengkoordinasikan dengan pemilik KP lokal. "Masih dalam tahap penjajakan, namun sudah ada pembicaraan awal," katanya.

Sebagai BUMN di sektor pertambangan kata Alwin, Antam menyadari keterlibatan di dalam industri baja merupakan tantangan untuk mengembangkan industri hilir di Indonesia. "Dengan adanya kita disitu diharapkan dapat memberikan pembinaan dan pengembangan, kita bisa bina penambang-penambang tradisional," katanya.

Bergabungnya dua BUMN ini, kata dia, semakin menyinergikan keahlian masing-masing. "Mana keahlian Antam di bidang pertambangannya, dan mana keahlian KS di bidang industri pengolahannya," katanya.
 
Sumber : http://www.okezone.com/ , Kamis, 30/08/2007 18:10 WIB

 Dilihat : 2307 kali