23 Januari 2008
Bahan Baku Melonjak, Tiga Bulan Lagi Harga Motor Naik

JAKARTA. Tak cuma tempe yang harganya naik. Harga sepeda motor pun kemungkinan besar bakal segera naik dalam tempo tiga bulan mendatang. Pemicu kenaikan itu lantaran harga bahan baku, seperti baja, plastik, ban dan cat melonjak. Harga baja dan plastik bahkan naik 45% dan 30%.

Tingginya harga minyak dunia juga berperan mengubah harga motor. "Seperti harga, mobil. Kemungkinan harga jual motor akan naik 2%-5%," kata Direktur Marketing PT Astra Honda Motor (AHM) Johannes Loman di Jakarta, Selasa (22/1).

Loman bilang, produsen tetap mempertimbangkan beberapa hal untuk menaikkan harga. Di antaranya, tren penjualan motor pada triwulan pertama 2008. Dia menambahkan, rencana kenaikan bisa batal apabila volume penjualan pada triwulan pertama 2008 masih mampu mengompensasi pembengkakan biaya produksi.

"Kalau tidak mampu mengompensasi, maka harga akan disesuaikan dalam dua atau tiga bulan lagi," tutur Loman. Dia menambahkan, sekalipun harga jadi naik, tapi kenaikan itu tetap akan menyesuaikan dengan daya beli konsumen.

Daya beli ini sangat bergantung apakah pemerintah jadi menaikkan harga BBM atau tidak. "Kami menunggu kepastian, apakah pemerintah akan menaikkan harga BBM atau tidak. Jika benar, daya beli masyarakat akan menurun. Kami pun tidak mungkin menaikkan harga jual terlalu tinggi," ujarnya. Sekadar catatan, penjualan motor tahun ini diperkirakan mencapai 5,1 juta unit.

General Manager Motorsport & Promotion PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) Bambang Asmara Budi, sepakat dengan Loman. Kata Bambang, kemungkinan besar kenaikan harga sepeda motor tahun ini akan terjadi. Namun dia juga mengaku belum bisa memastikan kapan dan berapa besar kenaikannya. "Sampai saat ini harga masih tetap karena kita masih punya kontrak kerja (lengan para pemasok," katanya. Menurut Bambang kenaikan harga tidak terelakkan bila harga balian baku dan energi terus menunjukkan tren menanjak.
Havid Vebri

Sumber : Harian Kontan, Page : 14

 Dilihat : 4457 kali