22 Januari 2008
Departemen Perindustrian Bantah Stok Baja Langka

DEPARTEMEN Perindustrian membantah isu kelangkaan bahan baku baja yang membuat harga baja dunia melonjak mencapai US$ 800 per ton. Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Tekstil dan Aneka Depperin Ansari Bukhari bilang, stok bahan baku tersedia di pasar internasional, seperti di Korea, Taiwan, Australia, dan Malaysia.

"Kenaikan harga hot rolled coil (HRC) bukan karena PT Krakatau Steel (KS) tak punya stok, tapi semata dipicu kenaikan harga baja internasional," jelasnya.

Ansari mengusulkan agar KS membenahi sistem penjualannya untuk menghindari permainan spekulan. Masalahnya, para spekulan sering membeli baja dalam jumlah besar secara forward. "KS harus berani menertibkan dengan cara menjual langsung ke konsumen," kata Ansari. KS bisa  melakukannya karena konsumen bahan baku baja di Indonesia jumlahnya tak banyak.
Dian Prasomya Ratri

Sumber : Harian Kontan, Page : 14 

 

 Dilihat : 2627 kali