21 Januari 2008
PP Privatisasi Terbit Akhir Bulan Ini

JAKARTA-Pemerintah menargetkan penerbitan peraturan pemerintah (PP) tentang privatisasi 28 BUMN paling lambat rampung akhir Januari 2008. Pemerintah segera mengusulkan namanama BUMN yang diprivatisasi tahun ini kepada DPR.

Menneg BUMN Sofyan Djalil mengatakan, pemerintah akan mempercepat restrukturisasi BUMN, sehingga operasionalisasi perusahaan bisa seperti swasta.

"Sebelum akhir bulan ini komite privatisasi sudah mengeluarkan PP privatisasi. Kemudian hasilnya dibawa ke DPR. Yang penting BUMN harus efisien sama seperti swasta," ujarnya di Jakarta, akhir pekan lalu.

Komite privatisasi belum lama ini menyetujui privatisasi sejumlah BUMN, antara lain PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III, FITN IV, PTPN VII. PT Pembangunan Perumahan, PT Waskita Karya, PT Krakatau Steel, dan PT Sucofindo. Sedangkan BUMN bergerak di sektor perindustrian seperti Kawasan Industri Jakarta, Jakarta Industry Real Estate, kawasan industri Medan, Semarang, Makassar, dan Surabaya.

Menurut Sofyan, komite privatisasi kembali melanjutkan rapat privatisasi beberapa BUMN, antara lain untuk sektor keuangan pada awal pekan ini. Tapi, dia enggan menyebut nama-nama BUMN yang belum mendapatkan persetujuan komite privatisasi.

Sofyan menambahkan, pembahasan lanjutan privatisasi pekan ini menyangkut divestasi tambahan saham PT Bank Negara Indonesia Tbk sekitar 7%. Saham ini ditambah hasil green shoe BNI sekitar 3% akan dilepas kepada investor strategis setelah mendapat persetujuan DPR.

"Kami masih akan mengoordinasikan penjualan saham BNI ini kepada komite privatisasi. Hingga kini opsinya masih terbuka," tuturnya.

Menneg BUMN sebelumnya menjelaskan, pola privatisasi yang disiapkan terhadap 28 BUMN tersebut beragam. Pola itu antara lain penawaran umum perdana (IPO) saham, melepas seluruh kepemilikan saham pemerintah, dan metode strategic sale. Untuk privatisasi BUMN sektor perkebunan, pemerintah memastikan akan melalui IPO.

Sumber :  Investor Daily Indonesia, Page : 16 

 

 Dilihat : 2917 kali