17 Januari 2008
Industri Kesulitan Bahari Baku Baja

JAKARTA Harga baja canai panas internasional yang mencapai kisaran US$ 710 per ton membuat industri hilir tertekan. Tekanan industri bertambah dengan kondisi kelangkaan bahan baku.

Produsen paku dan kawat beton mengalami kelangkaan bahan baku atau wire rod. Kelangkaan tersebut terjadi akibat pemasok bahan baku masih mengalkulasi harga wire rod dari billet atau salah satu produk turunan baja canai panas (hot rolled coil). "Krakatau Steel mengeluarkan harga pada Februari," ujar Ketua Umum Ikatan Pabrik Paku dan Kawat Indonesia Ario N. Setiantoro kemarin. Kelangkaan bahan baku mulai terjadi saat terjadi lonjakan harga baja.

Produsen paku dan kawat beton untuk wilayah Sumatera-Jawa Tengah mendapat pasokan bahan baku dari PT Krakatau Steel. Adapun produsen wilayah Jawa Timur dan sekitarnya mendapat pasokan dari PT Ispat Indonesia.

Untuk wilayah Jawa Timur dan sekitarnya, kata Ario, PT Ispat sudah memberlakukan harga bahan baku sebesar Rp 9.000 per kilogram. Padahal, pada akhir 2007, harga masih Rp 6.900 per kilogram, termasuk Pajak Pertambahan Nilai. Kenaikan harga bahan baku ini membuat harga jual paku dan kawat naik hingga 36 persen dalam satu bulan atau naik 140 persen dalam masa empat bulan.

Dengan harga bahan baku saat ini, harga jual produsen sebesar Rp 10 ribu per kilogram atau Rp 12-14 ribu per kilogram di tingkat eceran. Pada September-Desember 2007, harga pabrikan paku dan kawat sebesar Rp 5.800-8.800 per kilogram dan Rp 5.000 per kilogram pada Januari tahun lalu.

Wakil Ketua Gabungan Pabrik Pipa Baja Untung Yusuf mengatakan produsen pipa baja nasional belum mengalami tekanan harga baja. Menurut dia, perusahaan masih memanfaatkan bahan baku baja canai panas yang dibeli 2-3 bulan lalu. Saat itu harga baja canai panas di kisaran US$ 600 per ton.

Kenaikan harga pipa baja signifikan, kata dia, apabila produsen sudah menggunakan harga yang berlaku saat ini. Alasannya, komposisi bahan baku baja mencapai 70-80 persen dari proses produksi pipa baja. "Bila terus terjadi kenaikan, harga pipa baja akan mengalami kenaikan signifikan," katanya kemarin.
Yuuwwn

Sumber : Koran Tempo, Page : B2 

 

 Dilihat : 2892 kali