30 Dessember 2007
Jabatan Basah Eks Pimpinan KPK

Kota, Warta Kota Pemerintahan Suslilo Bambang Yudhoyono menghargai jasa mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mantan Ketua KPK Taufiequrrachman Ruki, misalnya, disebut-sebut akan menjadi wakil pemerintah selaku Komisaris Utama PT Krakatau Steel, perusahaan peleburan baja yang berdomosili di Cilegon, Banten.

Kemudian mantan Direktur Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat KPK Juninho Yahya dipercaya menjadi Direktur Utama Perum Peruri, perusahaan yang bertugas mencetak uang.

Sedangkan mantan pimpinan KPK lainnya, yakni Sjahruddin Rasul, Ery Riyana Hardjapamekas, Tumpak H Panggabean, dan Amien Sunaryadi posisinya belum jelas. Namun, keempatnya disebut-sebut juga ditawari jabatan seperti Ruki.

Juru bicara KPK Johan Budi' membenarkan adanya informasi tersebut. Menurut informasi yang diperoleh Johan, ada mantan pimpinan KPK yang akan menjabat sebagai komisaris utama di BUMN. Tapi itu "baru kabar yang saya dengar. Kepastiannya, hanya beliau yang tahu," ujarnya di Jakarta, Sabtu (29/12).

Telepon genggam Ruki saat dihubungi kemarin malam tidak aktif. Handphone Erry Riyana aktif, namun ketika dihubungi tidak pernah diangkat. Begitu pula dengan Tumpak dan Amien Sunaryadi.

Hanya Sjahruddin Rasul yang mau mengangkat telepon genggamnya. "Saya belum dapat informasi itu (ditawari jabatan komisaris utama Red)." ujar Rasul. Menurut dia, aktivitasnya setelah pensiun dari KPK adalah memomong cucu. "Sekarang saya istirahat dulu. Montong cucu lah," ujarnya.

Bagaimana kalau ditawari menjadi komisaris utama BUMN? "Saya belum berpikir ke situ. Lihat dulu nanti. Belum ' Jelas** katanya.

Rasul menjelaskan bahwa sebelum menjadi pimpinan KPK, ia menjadi dosen luar biasa di Unpad, Bandung. Dan kini ia berpikir untuk kembali mengajar di sana.

Telepon genggam Juninho Yahya juga tidak aktif. Malah teleponnya dialihkan ke sekretarisnya di KPK yang bernama Yanti. Yanti justru mengaku bahwa bosnya itu sudah dilantik menjadf Direktur Utama Penun Pemji beberapa waktu lalu "Han Jumat kemarin adalah hari terakhir Pak Nino (Juninho) di kantor (KPK). Beliau kan sudah dilantik menjadi Dirut Peruri," ujarnya.
(Persda/tat)

Sumber : Warta Kota, Page : 1 

 

 Dilihat : 2315 kali