10 Dessember 2007
Investor Singapura Akuisisi Gunung Garuda Group

Surat resmi BKPM kepada Departemen Perindustrian (Depperin) mengungkapkan, pada tahap awal sedikitnya ada tiga investor baja Singapura yang akan mengakuisisi tiga dari lima anak usaha Gunung Garuda Group itu.

Masih menurut keterangan BKPM, ketiga investor tersebut terdiri dari Metal Asia Group Pte Ltd, Austin Investment Group Pte Ltd, dan Orientstar Pte Ltd.

Metal Asia Group akan mengambil alih 100% saham pabrik pengolahan baja dan ekstrusi logam bukan besi yang berlokasi di Medan, Sumatra Utara, milik PT Gunung Gahapi Sakti (GGS). Nilai investasi yang bakal digelontorkan mencapai Rp221,75 miliar.

Austin Investment Group akan mengakuisisi 100% saham perusahaan pengolahan baja (steel rolling) yang berada di Bekasi, Jabar, milik PT Gunung Gahapi Bahara (GGB).

Nilai akuisisi yang diinvestasikan sebesar Rpl50 miliar. Selama ini PT Gunung Gahapi Bahara mempunyai pekerja sebanyak 659 karyawan.

Terakhir, Orientstar Pte Ltd juga mengakuisisi 100% saham perusahaan pengolahan baja yang terletak di Bekasi milik PT Gunung Rajapaksi. Untuk kepentingan itu, Orientstar bakal menanamkan investasinya senilai Rp341,03 miliar.

Dengan masuknya ketiga investor asal Singapura ke Gunung Garuda Group, status dan perizinan ketiga anak usaha tersebut tunduk di bawah UU Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal.

"Sebelumnya, mayoritas saham ketiga anak usaha Gunung Garuda Group tersebut dikuasai keluarga Taniwan dan Tanoto dengan komposisi rata-rata sekitar 40%," kata Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal BKPM Achmad Kurniadi di Jakarta, akhir pekan lalu.

Proses akuisisi itu, jelas Achmad, selanjutnya akan dilakukan terhadap dua anak perusahaan Gunung Garuda Group yang tersisa, yakni PT Bukit Terang Paksi Galvanizing (sektor jasa pelapisan/coating) dan PT Gunung Garuda (sektor billet dan profil).Dengan demikian, menurut Achmad, nilai akuisisi kelima anak usaha Gunung Garuda Group itu akan mencapai Rpl triliun.

Bangun pabrik Seiring dengan proses akuisisi tersebut, anak usaha Gunung Garuda Group lainnya, PT Semeru Surya Steel, akan merealisasikan "Proses akuisisi itu selanjutnya akan dilakukan terhadap dua anak perusahaan Gunung Garuda Group yang tersisa, yakni PT Bukit Terang Paksi Galvanizing dan PT Gunung Garuda. Dengan demikian nilai akuisisi kelima anak usaha Gunung Garuda Group itu akan mencapai Rpl triliun."

Achmad Kurniadi-Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal BKPM pembangunan pabrik pengolahan hulu baja di Tanah Laut, Kalsel. Pabrik baru dengan investasi sekitar RplOO miliar itu akan mulai dibangun pada pertengahan bulan ini.

Pendanaan pabrik baru itu diambil dari hasil akuisisi saham grup tersebut oleh Metal Asia Group Pte Ltd. Masuknya investor baru tersebut memperkuat pemodalan Gunung Garuda Group terkait dengan rencana ekspansinya.

Peletakan batu pertama yang menandai dimulainya pembangunan pabrik pengolahan baja berkapasitas 120 ribu ton per tahun itu akan dilakukan hari ini.Perusahaan menargetkan pembangunan pabrik tersebut selesai pada 2009 dan akan menyerap tenaga kerja sebanyak 520 orang.

Direktur Logam Depperin I Gusti Putu Suryawirawan mengatakan PT Semeru Surya Steel telah mendapat izin pembangunan pabrik hulu baja yang memproduksi baja kasar (pig iron).

"Gunung Garuda Group merupakan produsen baja nasional yang termasuk dari sejumlah investor yang berminat membangun pabrik hulu baja di Kalimantan," ujar Putu.

Dalam izin pembangunan pabrik baru yang tertuang dalam surat BKPM bernomor 59/1/ PMDN/2007 disebutkan, dari total produksi sebanyak 120 ribu ton per tahun, Semeru akan mengalokasikan sekitar 10 ribu ton untuk ekspor. (Zhi/E-2)

Sumber : Media Indonesia, Page : 19 

 Dilihat : 10409 kali