27 Agustus 2007
Tata Motors Tertarik Beli Jaguar dan Land Rover

Tata Motors, perusahaan otomotif terbesar di India berminat ikut dalam tender pembelian mobil mewah Inggris, Jaguar dan Land Rover. Hal tersebut diungkapkan manajemen perusahaan itu dalam sebuah wawancara dengan saluran TV 18 CNBC, Jumat (25/8), di New Delhi, India.

Bulan lalu, di media negara itu dilaporkan, produsen mobil dari India itu, Tata Motors dan Kelompok Mahindra, masih mempertimbangkan untuk masing-masing berlomba dalam tender pembelian perusahaan mobil yang menjadi ikon Inggris dari tangan Ford Motor Corp.
Ford membeli Jaguar pada 1989 senilai US$ 2,5 miliar dan Land Rover dibeli dari BMW Jerman seharga US$ 2,7 miliar. Sejauh ini produsen mobil dari India lainnya, Kelompok Mahindra, tidak berkomentar apa pun mengenai laporan media soal ketertarikan mereka membeli mobil dari Inggris itu.

"Kita sangat tertarik untuk membeli perusahaan itu, tetapi sekarang bukan waktu yang tepat untuk berkomentar soal tersebut," ujar manajemen perusahaan itu yang diwawancarai melalui surat elektronik. Menurut manajemen itu, ada peluang besar untuk mencapai skala bisnis global yang lebih besar lagi.
Pada Juni lalu Ford Motor Corp mengumumkan, mereka sedang membicarakan secara matang untuk menjual dua pabrik mobil yang berbasis di Eropa. Langkah ini sejalan dengan kebijakan merestrukturisasi operasional perusahaannya di kawasan Amerika Utara. Bahkan laporan media me
nyebutkan, penjualan dua pabrik itu bernilai US$ 1,3 miliar sampai US$ 1,5 miliar.
Untuk merealisasikan keinginan membeli Jaguar dan Land Rover itu, Tata Motors menunjukkan penasehat untuk mengevaluasi penawaran itu. Bahkan perusahaan India itu telah menandatangani, secara rahasia, kesepakatan dengan Ford untuk memperoleh akses data keuangan ke
dua merek mobil itu.
Sedangkan harian "Business Standard" dari sebuah sumber yang enggan disebut namanya bulan lalu menyebutkan data jumlah seluruh tenaga kerja dua perusahaan itu yang tercatat 19.000. Langkah yang dilakukan Tata sejauh ini memperlihatkan keinginan begitu besar untuk mengakuisisi perusahaan besar yang ada di luar negeri.
Bisnis Baja Tata Group belakangan ini memang bukan hanya mengembangkan pasar otomotifnya di luar negeri, tetapi sektor bisnis baja pun ikut dikembangkan.
Awal tahun ini Tata Steel membeli perusahaan pembuat besi baja dari Belanda, Corus senilai US$ 13,7 miliar. Akuisisi ini merupakan yang terbesar dalam sejarah akuisisi di India. Keseriusan Tata memproduksi mobil untuk terjun di pasar Eropa sebenarnya sudah terlihat dari kerja sama yang terjalin denganPhoenix/MG Rover pada Desember 2004. Kerja sama itu untuk memproduksi City Rover untuk dipasarkan di Inggris dan pasar di Eropa lainnya.
Bahkan pada Juli lalu mereka menyatakan kesanggupan menginvestasikan sejumlah dana untuk masa tiga tahun guna memproduksi kendaraan komersial, ungkap Chairman Tata Group, Ratan Tata, Juli lalu pada web site perusahaan itu.
Bahkan dia menyatakan tidak akan takut terjun di pasar Eropa. Yang dikhawatirkan justru persaingan datang dari Tiongkok yang akan meluncurkan mobil murah mereka.

Sumber: Suara Pembaruan, Saturday, 25 August 2007 , Page : 9

 Dilihat : 3935 kali