10 November 2017
Indonesia – Korsel Perkuat Kerja Sama Industri

Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam pengembangan industri, baik sekala besar maupun sekaca kecil dan menengah.

“Presiden Moon tadi menyampaikan hal tersebut, karena selama ini Korea bekerja sama dengan Rusia, Jepang, dan Tiongkok. Mereka sedang membuat kebijakan untuk bersinergi dengan Asean termasuk Indonesia,” kata Menteri Perindustrian(Manperin) Airlangga Hartarto usai menghadiri Indonesia – Korea CEO Roundtable di Jakarta.

Airlangga mengatakan , pihaknya terus mendorong realisasi investasi dari para pelaku industri Korsel yang berkomitmen ingin menanamkan modalnya di Indonesia. Misalnya, Lotte Chemical Titam yang akan berinvestasi sebesar US$ 3,5 miliar di Cilegon, Banten untuk memproduksi pengolah naftah dengan total kapasitas sebanyak dua jura ton pertahun.

Airlangga menyebutkan, Lotte Chemical Titan sepakat untuk mempercepat proyek ini dari target awal dimulainya konstruksi pada akhir 2018. Meski demikian, masih ada beberapa hal teknis yang perlu didukung, seperti pembangunan pelabuhan, insfrastruktur, dan pemberiam fasilitas tax holiday.

Saat ini, kata dia. Kementrian Perindustrian tengah memfokuskan industri petrokimia sebagai salah satu sektor yang diprioritaskan pembangunannya didalam negri karena berperan penting sebaga pemasok bahan baku bagi banyak manufaktur hilir seperti industri plastik, tekstil cat, kosmetik hingga famasi. Sementara di sektor industri baja, pegusaha kedua negra akan bermintra denan jepang utuk membangun pabrik penghasil cold rolling mill atau biji canai dingin.

Jadi kerjasamanya antara Karkatau Posco dengan Nippon Steel, karena and user-nya dibawah Jepang untuk sektor otomotif. Targetnya 2019 sudah dimulai.

Sumber : Investor Daily - 10 November 2017

 Dilihat : 379 kali