07 April 2017
Dididik Disiplin ala Militer, Calon Pegawai KS Siap Tunjukkan Kinerja Terbaik

Dididik Disiplin ala Militer, Calon Pegawai KS Siap Tunjukkan Kinerja Terbaik  (8).JPG 

Cimahi (7/4) – Jumat pagi yang cerah itu, ratusan pemuda berkepala plontos berbaris rapi memenuhi lapangan upacara di Pusat Pendidikan Polisi Militer TNI AD di Baros, Cimahi. Tidak hanya pria, tapi juga terdapat beberapa wanita turut serta di dalamnya. Ya! Mereka adalah peserta pendidikan karakter yang merupajan calon karyawan dan karyawati PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang telah menempuh pendidikan di Pusdikpom TNI AD.

Dididik Disiplin ala Militer, Calon Pegawai KS Siap Tunjukkan Kinerja Terbaik  (28).JPGPagi itu adalah hari terakhir mereka menempuh pendidikan selama kurang lebih 10 hari pola pendidikan militer. General Manager HCPD PT KS Mujiono Katam mengatakan, pendidikan dasar kemiliteran merupakan salah satu metode pendidikan karakter yang terbaik bagi membentuk seseorang. “Setiap karyawan kami harapkan nantinya akan menunjukkan kinerja terbaiknya, dengan tidak melupakan kedisiplinan dan integritasnya. Oleh karena itu PT KS bekerja sama dengan TNI AD, dalam hal ini Pusdikpom untuk membantu dalam mendidik para calon karyawan lulusan SLTA ini”, ujar Mujiono. Sebanyak 272 calon pegawai mengikuti kegiatan ini yang merupakan hasil penjaringan calon karyawan dari lulusan SLTA dan sederajat beberapa waktu yang lalu.

Di saat pengarahan Upacara penutupan Komandan Pusdikpom TNI AD Kolonel Wahyu Sapto Nugroho menyampaikan selamat atas keberhasilan para siswa. “Semoga keberhasilan ini bisa mendorong semangat dalam bekerja di perusahaan. Para siswa setelah lulus dalam pendidikan kali ini diharapkan bisa tajam dalam menganalisa permasalahan dan memberikan solusi tepat dalam pemecahannya,” ujarnya.

Lebih lanjut Wahyu mengatakan dengan diberikan dasar kemiliteran, nantinya para siswa juga peka terhadap perubahan dan dinamika, namun dengan tidak merubah suatu hal yang tidak boleh berubah : kualitas moral dan etika. Dengan demikian, katanya, seorang karyawan pasti akan mampu berkontribusi bagi perusahaan dan sukses dalam karirnya. Selama menjalani pendidikan, para siswa berlatih teknik survival (bertahan) di alam bebas, team work agar mereka menjadi calon karyawan yang tangguh, bersemangat dan punya tanggung jawab.

Setelah selesai menyematkan brevet dan simbolis kelulusan, kini giliran para peserta didik tersebut unjuk kebolehan dalam parade baris berbaris. Gerakan sigap dan kompak yang mengikuti intruksi tegas kentara jelas dalam pertunjukan Peraturan Baris Berbaris (PBB), jelas memukau para tamu manajemen perusahaan yang menyaksikan.

Dididik Disiplin ala Militer, Calon Pegawai KS Siap Tunjukkan Kinerja Terbaik  (12).JPGSetelah selesai dengan baris berbaris, giliran pertunjukan atraksi para siswa yang menggunakan senjata tipe M16. Mereka menunjukkan kemahiran mereka menggunakan senjata yang dalam kondisi aman. Atraksi menggunakan senjata ditutup dengan tembakan salvo ke udara. Lagi-lagi gerakan tangkas mereka memukau para hadirin. Terkahir, giliran kompi yang kali ini dipimpin oleh wanita calon karyawan. Meski dari kaum hawa, suara lantangnya dalam memberikan instruksi penghormatan kepada perwakilan manajemen PT KS dan Komandan Pusdikpoom TNI AD, tidak kalah keras dari rekannya yang pria pada dua atraksi sebelumnya.

Keseluruhan parade atraksi ini, bisa diyakini tidak akan dapat terlaksana dnegan baik tanpa latihan dan kedisipinan yang tinggi. Ibarat memetik hasil panennya, para siswa calon karyawan ini memetik sendiri buah hasil benih yang dituainya, dan hal ini merupakan modal dasar yang baik untuk pengembangan potensi karyawan ke depannya.

Mujiono Katam menjelaskan, setelah mereka menempuh pendidikan di Pusdikpom TNI AD, para calon karyawan ini akan juga menempuh pendidikan pengenalan PT KS dan dasar keahlian operator selama kurang lebih empat bulan di Pusat Pendidikan Krakatau Steel di Cilegon. Setelah itu baru mereka akan mengikuti on the job training (OJT) di tempat kerjanya masing-masing. “Total pemagangan ini akan dilakukan selama kurang lebih satu tahun,” ungkap Mujiono.

Lebih jauh Mujiono memaparkan, kebutuhan karyawan di lingkungan perusahaan memang mendesak, mengingat banyak pegawai PT KS yang sudah mendekati masa usia pensiun. Selain melakukan perekrutan, PT KS sebagai industri tentunya berkewajiban dalam meningkatkan sumber daya lokal yang ada di sini (Banten). “Salah satunya adalah dengan pola kerja sama dengan dunia pendidikan yang saat ini kami lakukan. Komitmen kami tetap pada peningkatan SDM. Kami sudah bekerja sama dengan SMK-SMK yang ada di Banten, membuka praktek kerja industri serta sosialisasi indsutri ke sekolah. Program-program ini terus kami lakukan secara kontinu dan akan terus ditingkatkan kualitasnya secara bertahap,” tutur Mujiono.

 Dilihat : 4494 kali