03 Dessember 2007
Jaya Pari ingin stock split 1:5

JAKARTA: PT Jaya Pari Steel Tbk akan memecah nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:5 pada pertengahan bulan ini. "Manajemen Jaya Pari ingin memecah nilai nominal saham 1:5, tetapi rasio itu dapat berubah sesuai dengan kesepakatan antara perseroan dan otoritas bursa," ujar Direktur Jaya Pari Hadi Sutjipto kepada Bisnis akhir pekan lalu.

Dia mengatakan keputusan Jaya Pari memecah nilai nominal saham telah disepakati dalam rapat umum pemegang saham luar biasa yang dise
lenggarakan medio tahun ini.

Menurut Hadi, keputusan memecah nilai nominal saham bertujuan untuk meningkatkan likuiditas saham di bursa, sehingga diharapkan berpengaruh pada kinerja perseroan.

Harga saham perseroan pada perdagangan akhir pekan lalu ditutup Rpl.870 per saham, turun Rp30 dibandingkan dengan harga penutupan sebelumnya Rp1.900.

Jaya Pari memproyeksikan kenaikan penjualan menjadi Rp380 miliar tahun ini dibandingkan dengan penjualan 2006 senilai Rp340 miliar dengan laba bersih Rp45 miliar.

Diharapkan volume produksi pelat baja tahun ini mencapai 70.000 metrik ton, seiring dengan peningkatan kebutuhan pelat baja di pasar domestik dan internasional.

Perseroan tengah membidik pasar Asia Tenggara, meskipun 90% dari total penjualan perusahaan publik yang mengoperasikan pabrik di kawasan Margomulyo, Surabaya, itu tetap bertumpu pada pasar domestik.

Direktur Utama Jaya Pari Gwie Gunadi Gunawan, beberapa waktu lalu, mengatakan perseroan tahun ini masih mempertahankan kapasitas produksi pada tingkat optimal, yakni penggunaan bahan baku slab baja 80.000 ton per tahun dengan produksi plat sedikitnya 70.000 ton.

Sumber : Bisnis Indonesia, Page : B8 

 

 Dilihat : 4938 kali