08 Maret 2017
PENJUALAN BAJA - KRAS Incar Kenaikan 20%

TANGERANG — Korporasi baja milik negara, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk., mengincar penjualan baja sebanyak 2,7 juta ton pada 2017 atau meningkat sekitar 20% dibandingkan dengan 2,23 juta ton pada 2016.

Direktur Utama Krakatau Steel Sukandar mengatakan, baja yang diproduksi perusahaan tidak hanya dipasarkan di pasar lama tapi juga pasar baru seperti untuk pembangunan jalan tol. “Itu belum pemah kami lakukan sebelumnya,” katanya di Tangerang, Selasa (7/3).

Proyek jalan tol yang dimaksud adalah proyek jalan Jakarta-Cikampek sepanjang 36 kilometer di mana perusahaan memperkirakan memasok baja sebanyak 225.000 ton dalam waktu 10 bulan untuk proyek tersebut.

Selain itu, Sukandar mengatakan pasar baru lainnya yang disasar oleh perusahaan adalah pasokan baja untuk proyek transmisi listrik. “Paling tidak, penjualan bisa 2,6 juta-2,7 juta ton tahun ini. Kami optimistis,” katanya.

Pada 2016, pen jualan baja Krakatau Steel meningkat 15,25% dibandingkan dengan 1,19 juta ton pada 2015. Dari penjualan itu, perusahaan membukukan pendapatan bersih menjadi US$1,34 miIiar pada 2016 atau meningkat 1,73% dibandinkan dengan US$1,32 miliar pada 2015.

Peningkatan pendapatan usaha perusahaan tidak sebesar peningkatan volume penjualan baja mengingat harga rata-rata penjualan baja pada 2016 relatif lebih rendah dibandingkan dengan 2015.

Peningkatan penjualan itu diikuti oleh penurunan beban pokok penjualan sebesar 12,43% menjadi US$1,18 miliar pada 2016 dibandingkan dengan US$1,35 miliar pada 2015. Kendati demikian, manajemen mengklaim telah melakukan banyak perbaikan kinerja keuangan. (Yodie Hardiyan)

sumber : Bisnis Indonesia, 08 Maret 2017

 Dilihat : 2650 kali