28 Juni 2016
Coke Oven Plant PT KS Mulai Dipanaskan

Cilegon (28/6) – Fasilitas Coke Oven Plant (COP) di area Blast Furnace Complex di PT KS mulai dipanaskan. Heating up refrakori pada bagian chimney ini dimaksudkan agar menaikan suhu normal kepada suhu yang dibutuhkan untuk startup. Hal ini merupakan rangkaian penting dari progress untuk beroperasinya pabrik Coke Oven yang merupakan bagian dari Blast Furnace Complex milik PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. COP merupakan fasilitas produksi yang menghasilkan batu bara kokas yang merupakan bahan baku pembakaran bagi di area lain Blast Furnace Complex.

Secara umum progress kontruksi pembangunan Blast Furnace telah mencapai 95,3 persen. Khusus untuk fasilitas Coke Oven Plant mencapai 94,7 persen. Direktur Utama PT KS Sukandar mengatakan Blast Furnace ini sangat penting bagi KS. “Ini adalah proyek terbesar yang pernah perusahaan lakukan. Heating Up ini sangat penting bagi penyelesaian Blast Furnace secara keseluruhan. Dengan selesainya pabrik Blast Furnace ini perusahaan akan mampu menghemat banyak penggunaan energi”, ujarnya.

Pabrik Blast Furnace yang pembangunannya dapat selesai pada November 2016 ini, akan menghasilkan penghematan kurang lebih 58 USD/ton baja.

Komisaris Utama PT KS Binsar H Simanjuntak menyatakan kebanggaannya terhadap proyek Blast Furnace. “Heating Up COP ini akan mentrigger bagi penyelesaian progress-progres lainnya di area Blast Furnace. Masih ada beberapa milestone lain yang harus dikejar untuk menyelesaikan pembangunan Blast Furnace ini”, lanjut Binsar.

Coke Oven Plant (COP) berfungsi untuk menurunkan kadar volatile material di coking coal melalui proses pemanasan di dalam oven. Hasil prosesnya adalah coke (kokas) untuk bahan baku di BF Plant dan volatile material dalam bentuk crude coke oven gas (COG) yang lalu diproses di Chemical Recovery Plant (bagian dari COP juga) menjadi clean COG yang bisa digunakan untuk proses pembakaran/pemanasan di area lain. Proses pemanasan saat ini dilakukan selama kurang lebih 75 hari setelah itu dilanjutkan dengan pemanasan Battery. COP akan mulai dioperasikan pada Oktober 2016.

 Dilihat : 4040 kali