19 Januari 2016
PAPARAN KINERJA BUMN 2015 DAN TARGET 2016

Sumber : KEMENTERIAN BADAN USAHA MILIK NEGARA NOMOR : PR-02/S.MBU.3/1/2016 /S.MBU.3/01/2016

Pada hari ini Selasa, 19 Januari 2016, Ruang Rapat Besar Lt. 21 Kementerian BUMN dilaksanakan konferensi pers Menteri BUMN. Dalam konferensi pers ini, Menteri BUMN menyampaikan paparan Kinerja BUMN 2015 dan Target 2016, dengan pokok-pokok sebagai berikut.

Jumlah BUMN pada akhir tahun 2015 yang semula 119 Perusahaan berkurang menjadi 118 Perusahaan, sehubungan dengan meleburnya PT Reasuransi Umum Indonesia (Persero) ke dalam PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero).

Total Asset BUMN Tahun 2015 mencapai Rp 5.395 Triliun (Prognosa), atau mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun 2014 sebesar Rp 4.577 Triliun. Untuk Tahun 2016, total asset BUMN ditargetkan sebesar Rp 6.240 Triliun.

Total Pendapatan BUMN Tahun 2015 (Prognosa) sebesar Rp 1.728 Triliun, atau mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2014 sebesar Rp 1.932 Triliun. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi perekonomian di tahun 2015. Untuk Tahun 2016, total Pendapatan ditargetkan meningkat menjadi Rp 1.969 Triliun.

Total EBITDA Tahun 2015 (Prognosa) sebesar Rp 342 Triliun, meningkat dari tahun 2014 sebesar Rp 319 Triliun. Untuk Tahun 2016, total EBITDA ditargetkan sebesar Rp 377 Triliun.

Total Laba Bersih BUMN Tahun 2015 (Prognosa) sebesar Rp 150 Triliun, sedikit menurun jika dibandingkan tahun 2014 yang tercapai sebesar Rp 159 Triliun. Untuk Tahun 2016, total Laba Bersih ditargetkan sebesar Rp 172 Triliun.

BUMN rugi mengalami penurunan, baik dari sisi nilai maupun jumlahnya. Total kerugian turun tahun 2015 dari Rp10,2 Triliun menjadi Rp5,8 Triliun dengan jumlah BUMN rugi dari 27 menjadi 18 BUMN.

Prognosa belanja modal BUMN Tahun 2015 sebesar Rp268,3 Triliun dan tahun 2016 ditargetkan meningkat 51% menjadi Rp 404,8 Triliun.

Total setoran pajak dan dividen BUMN tahun 2015 sebesar Rp202 Triliun, menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp211 Triliun.

Dalam rangka memanfaatkan Paket Kebijakan Ekonomi V, pada tahun 2015 terdapat 43 BUMN dan 19 anak perusahaan BUMN yang melakukan revaluasi aset, dengan total nilai asset meningkat dari Rp 1.047 Triliun menjadi Rp 1.355 Triliun, sehingga memberikan kontribusi pajak sebesar Rp 10,61 Triliun. Beberapa BUMN berencana melakukan revaluasi aset di tahun 2016.

Realisasi penyaluran KUR selama tahun 2015 sebesar Rp 22,8 Triliun dengan jumlah debitur lebih dari 1 juta. Pada tahun 2016 ditargetkan penyaluran sebesar Rp 100 Triliun dengan jumlah debitur sebanyak 5 juta.

Realisasi Program Kemitraan tahun 2015 Rp1,47 Triliun untuk 71.509 mitra binaan, dan pada tahun 2016 diperkirakan akan meningkat menjadi Rp2,32 Triliun untuk 92.372 mitra binaan. Sementara penyaluran BL tahun 2015 sebesar Rp 0,82 Triliun diperkirakan meningkat menjadi Rp1,59 Triliun pada tahun 2016.

Pada program “CSR BUMN Hadir Untuk Negeri”, BUMN turut memberikan kontribusi antara lain melalui program Siswa Mengenal Nusantara (68 BUMN, 676 siswa), pemberian Bantuan Laboratorium 536 SMK (senilai Rp9,54 miliar) dan program Bedah Rumah Veteran (919 rumah milik Veteran, nilai Rp33,8 miliar).

Di tahun 2015, 36 BUMN menerima Penyertaan Modal Negara (PMN) dengan total sebesar Rp 41,42 Triliun, yang akan dimanfaatkan untuk pendanaan proyek senilai Rp271,76 Triliun.

Total Nilai proyek BUMN (jangka waktu 1-3 tahun) per akhir tahun 2015 sebesar ± Rp795,99 Triliun dan realisasi tahun 2015 sebesar ± Rp248,52 Triliun. Terdapat 62 proyek strategis yang dikerjakan oleh BUMN yang dijadwalkan groundbreaking tahun 2016 dengan total nilai proyek sebesar ± Rp 347,22 Triliun. Proyek strategis yang akan selesai dan diresmikan tahun 2016 adalah sebanyak 73 proyek dengan total nilai sebesar ± Rp 109,65 Triliun.

 Dilihat : 3515 kali