22 Dessember 2015
Siswa Mengenal Nusantara

Kelana Siswa untuk Cinta Indonesia

SMN-1.jpgProgram Siswa Mengenal Nusantara sudah selesai. Selama kurang lebih dua minggu sebanyak 17 pelajar sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) dari hampir seluruh penjuru negeri mengunjungi berbagai daerah di Indonesia. Bertemakan “Indonesia Negeri Kebanggaanku” program ini bertujuan untuk menanamkan rasa bangga sebagai bangsa yang memiliki keragaman kekayaan nusantara, melalui pemahaman nyata terhadap keragaman kekayaan nusantara melalui proses pertukaran informasi dan pengalaman.

Program yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN, ini melibatkan BUMN-BUMN di seluruh Indonesia sebagai Pembina. Peserta program diharapkan menjadi anak asuh dan mendapat beasiswa dari perusahaan-perusahaan di lingkungan BUMN. PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. bersama Pelabuhan Indonesia I (Pelindo 1) menerima kunjungan puluhan siswa dari Provinsi Sulawesi Utara ke Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Selain menjadi tuan rumah untuk kunjungan siswa, Pelindo 1 dan Krakatau Steel juga telah mengirimkan 17 siswa berprestasi dari Provinsi Kepri, yang berasal dari SMA di Tanjungpinang, Bintan, Batam dan Tanjungbalai Karimun, dan didampingi oleh tiga pendamping, untuk berkunjung ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) selama dua minggu.

Direktur SDM & Umum Pelindo I M Hamied Wijaya mengatakan, melalui pertukaran informasi dan pengalaman secara langsung. “Para siswa diharapkan dapat lebih memahami berbagai karakteristik budaya bangsa,” ujar Hamied.

Manager Corporate Communication PT KS Wisnu Kuncara mengatakan, BUMN harus berkontribusi bagi persiapan generasi muda agar mampu bersaing di kancah global nantinya. “Melalui kegiatan ini para siswa dipupuk kepercayaan dirinya dan ditingkatkan daya saingnya agar siap memasuki persaingan di masa yang akan datang,” ujar Wisnu beberapa waktu yang lalu.

Sementara Kepala SMAN 4 Tanjungpinang, Elfiza mengapresiasi program yang dilakukan BUMN. Menurutnya, kegiatan pertukaran pelajar antar daerah dinilai memberikan dampak positif bagi wawasan para siswa. “Tentu rasa cinta tanah air akan semakin kuat,” ujarnya.

Ia melanjutkan, kegiatan tersebut memuat program tentang pengetahuan, baik dari sisi kebudayaan, kewirausahaan dan juga pendidikan.

Para siswa merupakan, siswa kelas XI yang dipilih berdasarkan performa akademik yang baik, serta aktif berorganisasi, namun berasal dari keluarga kurang mampu. Selain 17 siswa, rombongan juga didampingi oleh perwakilan dari Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan dan guru berprestasi dari Sulawesi Utara. Sementara BUMN dari Sulawesi Utara yang ditunjuk sebagai koordinator adalah Jiwasraya, BKI dan PTPN XII.

Seorang siswa asal Sulawesi Utara, Tesalonika Kalengkongan mengaku senang karena terpilih menjadi salah satu siswa yang berkesempatan berkunjung ke Provinsi Kepri.

Mengetahui terdaftar menjadi satu yang terpilih, siswa SMAN 1 Kawangkoan Kabupaten Minahasa ini lantas mencari tahu profil Provinsi Kepri.

“Saya langsung surprise ketika tahu lulus. Saya langsung mencari tahu melalui internet seperti apa Provinsi Kepri. Ternyata luar biasa dengan ribuan pulaunya. Saya jadi ingin mendengar seperti apa pantun itu, ingin tahu seperti apa gurindam dua belas, saya ingin lihat dan dengar,” ujarnya.

Serupa dengan Tesalonika, Ezrin siswa asal Tanjung Balai Karimun yang berkesempatan mengunjungi NTT mengaku bangga akan Indonesia. Perjalanannya selama 10 hari di NTT tidak hanya membuat dirinya semakin mengenal nusantara, tapi juga semakin membuka wawasan untuk lebih mengembangkan diri sendiri.

“Luar biasa pengalaman ini. Pengalaman ini akan menjadi bekal bagi seumur hidup saya agar terus berkeja dan belajar keras untuk meraih cita-cita tinggi. Saling memahami kekurangan dan kelebihan tiap daerah menumbuhkan semangat untuk maju bagi saya. Sedangkan, bekerja sama dengan 16 siswa lain megajarkan saya akan arti kerja sama yang dibalut dengan ikatan persahabatan,” ujar anak seorang nelayan ini.

 

 

 Dilihat : 6214 kali