27 Juni 2015
Tangkal Serbuan Baja Impor

Pemerintah Diminta Terapkan Hambatan Nontarif

Investor Daily, 27 Juni 2015

Pemerintah diminta menerapkan hambatan nontarif untuk menangkal serbuan baja impor. Kebijakan ini dapat melengkapi kenaikan bea masuk (BM) impor baja tarif umum most favoured nations (MFN) produk baja dan olahannya menjadi 15% dari sebelumnya 0-5%.

Direktur Eksekutif Indonesia Iron Steel Industry Asosiation (IISIA) Hidayat Triseputro menuturkan, kenaikan BM impor belum efektif dalam meningkatkan utilitasi industri baja dalam negeri yang kini tinggal 40%. Sebab, impor baja kebanyakan berasal dari negara-negara yang sudah menjalin free trade agreement dengan Indonesia.

“Akibatnya, dampak kenaikan BM tidak signifikan," kata Hidayat kepada Investor Daily di Jakarta, belum lama ini. Dia menegaskan, kenaikan utilitasi harus didorong dengan penerapan hambatan nontariff (nontariff barrier) yang lebih spesifik, terutama untuk produk baja hilir. Selama tidak ada proteksi untuk industri hilir, hasilnya tidak akan signifikan. Pasalnya, produk hilir masih bisa diimpor dan akan terus mengganggu pasar dengan harga yang murah.

"Yang penting perlindungan harus menyeluruh dan simultan dari hulu ke hilir. Selain itu, harus ada kewajiban penggunaan produk baja lokal untuk proyek-proyek yang didanai APBN/APBD, termasuk penertiban baja non-SNI dan transaksi non- PPN," ujar Hidayat.

Sebelumnya, Direktur Pemasaran PT Krakatau Steel Tbk Dadang Danusiri mengatakan, kebijakan kenaikan BM hingga 15% akan berdampak positif dalam peningkatan utilisasi kapasitas industri baja nasional yang saat ini sangat rendah akibat membanjirnya produk baja impor.

Menurut dia, Krakatau Steel sebagai produsen baja nasional berkomitmen meningkatkan pasokan untuk memenuhi kebutuhan pengguna baja domestik. Kebanyakan pengguna produk baja lokal telah beralih ke baja impor karena lebih murah. 

Dadang meyakini, aturan ini bisa menciptakan keseimbangan industri baja dalam negeri. Artinya, ada kesinambungan usaha di sektor industri hilir yang merupakan pelanggan pengguna produk baja terus didukung Krakatau Steel dengan pasokan produk dan layanan yang kompetitif. 

 Dilihat : 4073 kali