16 Juli 2014
Press Release - PT Krakatau Steel Pasok 5 Ribu Ton Baja untuk Pabrik Semen Padang

JAKARTA-PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan PT Semen Padang guna memasok produk baja, yang akan dipakai untuk membangun pabrik Semen Padang, Proyek Indarung VI.

MoU-KS-Semen Pdg.jpgAcara MoU dilakukan di Gedung Krakatau Steel, Jakarta, Rabu (16/7), oleh Direktur Utama PT Krakatau Steel Irvan K Hakim dan Direktur Utama PT Semen Padang Munadi Arifin, dengan didampingi Direktur Pemasaran PT Krakatau Steel Yerry dan Direktur Keuangan PT Semen Padang Benny Wendry.

Melalui kerja sama ini, PT Semen Padang akan membeli produk baja dari Krakatau Steel, yakni pelat baja, baja profil, baja tulangan, dan pipa baja (spiral dan ERW). Seluruh produk baja yang dibeli tersebut akan digunakan untuk pembangunan pabrik semen baru dari PT Semen Padang, yang disebut dengan Proyek Indarung VI.

“Krakatau Steel siap mendukung kebutuhan baja PT Semen Padang, termasuk kebutuhan proyek-proyek seperti Proyek Indarung VI yang kini dalam proses pembangunan. Sebagai mitra, kami akan mendukung penuh kebutuhan PT Semen Padang," jelas Irvan K Hakim.

Dalam proyek ini, PT Krakatau Steel akan memasok sekitar 4.000-5.000 ton baja yang diperlukan dalam pembangunan Proyek Indarung VI milik PT Semen Padang. Menurut rencana, pengiriman pasokan baja perdana akan dilakukan pada September 2014 sebanyak lebih kurang 850 ton.

Sementara itu, proses ground breaking (peletakan batu pertama) pembangunan pabrik Indarung VI dilakukan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan pada 26 Mei 2014. Pabrik Indarung VI berkapasitas 3,5 juta ton per tahun dan dibangun dengan alokasi dana sebesar Rp 3,25 triliun. Masa konstruksi proyek ditargetkan selesai selama 30 bulan dan hingga proses mechanical completion (di luar masa commissioning) ditargetkan selesai pada kuartal III-2016.

"MoU ini kami lakukan dalam rangka sinergi antar BUMN berdasarkan Instruksi Menteri BUMN No Kep-109/MBU/2002 tentang Sinergi Antar BUMN, guna melakukan kerja sama saling menguntungkan dalam rangka meningkatkan efisiensi dan produktivitas sumber daya yang dimiliki masing-masing BUMN, dengan tetap berpegang pada prinsip bisnis yang sehat dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Direktur Utama PT SP Munadi Arifin.

Menurut Munadi, kerja sama dengan PT Krakatau Steel dilakukan selama jangka waktu dua tahun ke depan. Selain kerja sama pembangunan Proyek Indarung VI, dalam acara penandatanganan kesepakatan kedua pihak juga menjajaki kemungkinan melakukan kerja sama lain yang bertujuan semakin memperkuat produktivitas masing-masing perusahaan, melalui sinergi antar-BUMN.

 Dilihat : 8810 kali