17 November 2007
Produsen Lokal Pasok 8 Juta Tabung Elpiji 3KG

JAKARTA, BK Menyusul gonjang-ganjing soal impor tabung gas (elpiji) ukuran 3kg dalam langka konversi minyak tanah ke gas, produsen lokal menyatakan siap memasok sebanyak delapan juta tabung sepanjang Januari hingga Juni tahun depan.

Meski demikian. Asosiasi Asosiasi Industri Tabung Baja (Asitab) memberi catatan, yakni produksi setiap bulan hanya sekitar dua juta tabung. Hanya saja, industri dalam negeri masih terbebani dengan kewajiban produksi 4,2 juta dari sisa 2007. "Delapan juta selama enam bulan pertama 2008, kita sanggup," ujar Ketua Asitab Tjiptadi di selasela penjelasan lelang tabung Pertamina di Jakarta jumat (16/11).

Untuk itu Asitab mengaku tengah meminta agar pengalihan produksi itu dibatalkan lantaran kekurangan tabung 2007 sudah tertutupi dengan impor. "Kalau hanya memenuhi delapan juta tabung kita tanggung selama Januari-Juni. Artinya rata-rata 1,3juta/bulan.Tapi kalau ditambah pengalihan 2007, rata-rata 2 juta/bulan. Jadi Januari I dan Februari kita harus produksi sampai lebih dari 2 juta, kita agak sulit," lanjut sembari menambahkan, Krakatau Steel sudah menyatakan kesiapan memasok baja bagi produsen tabung.
Sementara itu, 42 pabrikan tabung dalam negeri berkumpul guna mendapat penjelasan mengenai lelang pengadaan tabung program konversi minyak tanah ke elpiji, tahun depan. Hampir industri lokal itii mengaku sebagai pabrikan baru. Pertamina menyatakan butuh delapan juta tabung untuk JanuariJuni 2008, dengan volume pengiriman setiap bulan hampir rata. Kebutuhan ini sekitar sepertiga dari kebutuhan setahun yang mencapai 23 juta tabung. Karena banyaknya tabung yang dibutuhkan, pemenang lelang akan lebih dari satu atau multiwinner. Pendaftaran peserta untuk lelang kali ini diperpanjang hingga 20 November 2007.

Sekretaris Panitia Lelang Tabung Pertamina Muhadi, usai sosialisasi lelang mengemukakan, pengadaan delapan juta tabung itu merupakan bagian dari kebutuhan 2008 sebanyak 23 juta unit. "Kami akan lakukan tender sisanya 15 juta unit tabung pada Maret 2008," tuturnya.

Pengumuman tender delapan juta unit tabung itu telah dilakukan di sejumlah media massa nasional, pekan ini. Menurut Muhadi, pihaknya memang sengaja tidak melakukan tender sekaligus, guna memberi kesempatan produsen baru ikut tender dan produsen lama meningkatkan produksi.

Dikemukakan, pada tender tabung pertama 2007, pemenang tender baru berjumlah empat perusahaan. Namun tender kedua, pemenang bertambah menjadi 12 perusahaan. Kini, ada 30 perusahaan yang ikut termasuk 12 produsen lama.
C5 aga/dtc

Sumber : Berita Kota, Page : 3

 Dilihat : 2356 kali